Membangkitkan Orang Mati Untuk Membuktikan Bahwa Yesus Adalah Utusan (Rasul) Tuhan

Yuks kita melihat peristiwa Yesus membangkitkan orang mati, agar kita tahu bahwa Yesus membutuhkan Allah untuk menghidupkan Lazarus sama seperti Elia dan Yehezkiel..

Ada beberapa ayat yang akan kita bahas dalam masalah ini, kita mulai dari Yohanes 11 ..

Yohanes 11:22 Tetapi sekarangpun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya.”

Yohanes 11;
41. Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: “Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.
42. Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”

1. Yohanes 11;22

perhatikan kata “Allah” kata “Mu” kata “Engkau” dan kata “Nya” ..
kata “Mu” dan “Engkau” adalah orang ke-2 tunggal alias yang diajak berbicara, sedangkan kata “Allah” dan “Nya” adalah orang ke-3 tunggal alias yg sedang dibicarakan..

Artinya, bahwa Yesus bukan Allah dan bukan “Nya” di atas.. karena orang kedua tunggal adalah tidak sama dengan orang ketiga tunggal. Betul..?!
artinya juga bahwa Yesus membutuhkan meminta kepada Allah dan “Nya” untuk membangkitkan Lazarus.
Mari kita perjelas dengan menyandingkan kata Yesus dan kata Allah di samping kata “Mu”, “Engkau” dan “Nya” agar lebih jelas lagi ..

Yohanes 11:22 Tetapi sekarangpun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu (Yesus) segala sesuatu yang Engkau (Yesus) minta kepada-Nya (Allah).”

Jelas dan terang benderang bukan..?! bahwa Allah akan memberikan Yesus segala apa yang diminta Yesus kepada Allah.. Yesus harus meminta kepada Allah terlebih dahulu supaya bisa membangkitkan Lazarus.

2. Yohanes 11 ; 41

perhatikan kata “Bapa”, “Aku”, “Mu”, “Engkau” .. dan mari kita sandingkan kata tersebut dengan benar jika kita sudah mengetahui siapa “Bapa”, “Aku”, “Mu”, “Engkau” ..

Kalimat dalam ayat tersebut jelas sekali menggambarkan bahwa Yesus sedang meminta/berbicara kepada “Bapa” atau “Engkau”.. sehingga jelaslah sudah bahwa kata “aku” adalah untuk “Yesus” dengan memperhatikan kalimat “..Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata..” .. alias Yesus sedang berdoa dengan menengadahkan tangan ke atas.. betul..?!

Masalahnya siapa “Bapa” atau “Engkau” dalam kalimat tersebut..?!

Hanya orang bodoh saja yang mengatakan “Bapa” atau “Engkau” adalah Yesus.. jika “Bapa” dan Yesus adalah oknum yang sama, kagak usah berbicara dan menggunakan kata “aku” dan “Engkau” .. masuk akal..?!
jika akal kita masih sehat, pasti kita akan mengatakan “yups, benar..!!!” kecuali jika akal kita sudah kagak sehat lagi.. betul..?!

“aku” adalah orang pertama tunggal alias yang berbicara, dan kata “Engkau” adalah orang kedua tunggal alias yang diajak berbicara.. tidak mungkin “aku” dan “Engkau” itu oknum yang sama.. betul..?!
Siapa yang ngomong dan siapa yang diajak ngomong donk..?! hee..

Setelah kita tahu, mari kita sandingkan kata yang dimaksud dengan benar, agar memudahkan kita memahami ayat tersebut ..

41. Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: “Bapa (Allah), Aku (Yesus) mengucap syukur kepada-Mu (Allah), karena Engkau (Allah) telah mendengarkan Aku (Yesus).

Hanya orang bodoh saja yang mengatakan Yesus dan Bapa adalah oknum yang sama.. betul..?!

Jelaslah sudah siapa yang berdoa dan kepada siapa doa tersebut ditujukan.. yang berdoa adalah Yesus, kepada siapa dia berdoa..?! akal sehat sudah jelas akan mengatakan kepada Bapa (Allah) .. jelas bukan..?! terang benderang bukan..?!

Masak Tuhan berdoa kepada Tuhan..?! hiks.. pengertian yang menyedihkan, melecehkan intelektualitas manusia..

3. Yohanes 11 ; 42

“Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” (And I knew that thou hearest me always: but because of the people which stand by I said it, that they may believe that thou hast sent me.)

Penjelasannya sama dengan yang diatas, dengan kita mengetahui siapa “aku” dan siapa “Engkau ..
kita tahu bahwa kalimat itu ucapan Yesus, karena di ayat sebelumnya sudah diterangkan bahwa saat itu Yesus sedang berdoa dengan menengadahkan tangan.
Sehingga kita bisa menyimpulkan dengan kesimpulan yang sama sebelumnya bahwa kata “aku” adalah merujuk kepada Yesus, sedangkan kata “Engkau” merujuk kepada Bapa (Allah).

Untuk lebih jelasnya pengertian ayat di atas, mari kita sandingkan lagi seperti di atas ayat tersebut sesuai kata yang sudah kita pahami.

42. Aku (Yesus) tahu, bahwa Engkau (Allah/Bapa) selalu mendengarkan Aku (Yesus), tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku (Yesus), Aku (Yesus) mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkau (Allah/Bapa) lah yang telah mengutus Aku (Yesus).”

Gunakan akal yang sehat bro.. apakah “aku” dan “Engkau” adalah oknum yang sama..?! apakah “Yesus” dan “Allah/Bapa” adalah oknum yang sama..?! jelas dengan sejelas-jelasnya bukan..?! terang dengan seterang-terangnya bukan..?!

Kalo “aku” dan “Engkau” sama, lha siapa yang ngomong dan siapa yang diajak ngomong donk bro..?! he he..

Dalam ayat 42 tersebut juga kita mengetahui bahwa Yesus memohon/berdoa kepada Bapa agar Lazarus hidup kembali dengan tujuan agar orang-orang semakin percaya bahwa Yesus adalah utusan Allah/Bapa alias Rasul (utusan) Allah.. sama dengan keyakinan Islam bahwa Isa (Yesus) adalah utusan (dalam bahasa arab utusan adalah Rasul) Allah.. no problemo sobat..

Ada yang “diutus” tentu ada yang “mengutus” bukan..?! dalam terjemahan bahasa Inggris disebutkan “..sent me”. Jika berangkat sendiri tentu kagak perlu utusan bukan..?! dalam terjemahan Bible bahasa Inggris gak ada kata “sent” donk.. namanya sent (mengirim) tentu ada yg dikirim donk, bukan berangkat sendiri.. masuk akal sehat khan bro..?!

Dengan memahami ayat-ayat di atas, kita akan mengetahui secara pasti dan sangat terang benderang bahwa Yesus berdoa dulu kepada Allah untuk menghidupkan Lazarus. Pada siapa Yesus berdoa..?!
Masak Tuhan berdoa pada Tuhan..?! yang bener aja bro.. he he he..

Hal tersebut di atas sama persis dengan kisah Elia dalam Bible yang diceritakan juga memohon kepada Allah untuk menghidupkan orang yangtelah mati. Perhatikan ayat berikut ini :

4. 1 Raja-Raja 17 ;19-24 :

19 : Kata Elia kepadanya: “Berikanlah anakmu itu kepadaku.” Elia mengambilnya dari pangkuan perempuan itu dan membawanya naik ke kamarnya di atas, dan membaringkan anak itu di tempat tidurnya.
20 : Sesudah itu ia berseru kepada TUHAN, katanya: “Ya TUHAN, Allahku! Apakah Engkau menimpakan kemalangan ini atas janda ini juga, yang menerima aku sebagai penumpang, dengan membunuh anaknya?”
21 : Lalu ia mengunjurkan badannya di atas anak itu tiga kali, dan berseru kepada TUHAN, katanya: “Ya TUHAN, Allahku! Pulangkanlah kiranya nyawa anak ini ke dalam tubuhnya.”
22 : TUHAN mendengarkan permintaan Elia itu, dan nyawa anak itu pulang ke dalam tubuhnya, sehingga ia hidup kembali.
23 : Elia mengambil anak itu; ia membawanya turun dari kamar atas ke dalam rumah dan memberikannya kepada ibunya. Kata Elia: “Ini anakmu, ia sudah hidup!”
24 : Kemudian kata perempuan itu kepada Elia: “Sekarang aku tahu, bahwa engkau abdi Allah dan firman TUHAN yang kauucapkan itu adalah benar.” (And the woman said to Elijah, By this I know that you are a man of God and that the word of the Lord in your mouth is truth.)

Mari kita kupas ayat2 Bible di atas ..

Perhatikan ayat 20 di atas “Sesudah itu ia berseru kepada TUHAN, katanya ..” ayat tersebut sama dengan Yohanes 11;41 di atas bukan..?! perhatikan ayat itu lagi : “..Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata..”

Kedua-duanya (Elia dan Yesus) berdoa pada Allah/Tuhan bukan..?!

Dan akhir ayat dari 1 Raja-Raja 17 adalah adanya kalimat “..By this I know that you are a man of God and that the word of the Lord in your mouth is truth..”
siapakah “man of God..?” dia adalah utusan Tuhan” artinya manusia yang dari Tuhan karena ada kalimat “the word of the Lord in your mouth is truth..”.. artinya kata/Firman dari Tuhan yang dibawanya/ disampaikannya adalah benar.. artinya Elia adalah utusan Tuhan untuk membawa kebenaran dari Tuhan melalui ucapan-ucapannya..

intinya bahwa Elia membangkitkan orang mati agar orang-orang percaya bahwa dia pembawa firman Tuhan alias utusan Tuhan.

Sama bukan dengan penjelasan Yesus dalam Yohanes 11;42 di atas bahwa tujuannya bisa membangkitkan orang mati adalah agar orang-orang percaya bahwa dia adalah utusan Tuhan..?!

Lebih jelasnya perhatikan kalimat : “.., supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku” , yaitu manusia utusan dari Tuhan (man of God) ..”

Kesimpulannya adalah bahwa Yesus dan Nabi Elia adalah sama :
1. Sama –sama berdoa dan menyeru pada Tuhan sebelum membangkitkan orang mati.
2. Sama-sama bertujuan agar orang-orang percaya bahwa mereka berdua adalah manusia utusan Tuhan (man of God).

Ada beberapa manusia yang juga bisa membangkitkan orang mati setelah dia berdoa kepada Tuhan sama seperti di atas, semisal Yehezkiel (Yehezkiel 37 ; 2-10) .

Penulis tidak akan berbicara lebih panjang dan lebar lagi semisal membahas ayat-ayat di Yehezkiel 37, tetapi intinya adalah sama, yaitu bahwa manusia bisa membangkitkan orang mati dengan memohon dan berdoa pada Allah/Tuhan dan bukan atas kemauannya sendiri.

Dan kesimpulan lainnya adalah bahwa manusia yang bisa membangkitkan orang mati bukan hanya Yesus, akan tetapi ada beberapa orang lainnya.

Mereka pun sama-sama melakukannya karena untuk memberikan kepercayaan kepada kaumnya saat itu bahwa mereka hanyalah utusan (Rasul) Tuhan.

Persis seperti yang diberitakan di dalam Al Quran QS 3 ; 49. “Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.”

Itu hanyalah mukjizat yang sekedar untuk memberikan keyakinan kepada manusia bahwa mereka adalah utusan Tuhan.

Mukjizat yang terjadi dan diberikan kepada para utusan (Rasul)Allah itu berbeda-beda disesuaikan dengan keadaan umatnya saat para Rasul itu diutus, sekiranya apa saja yang dibutuhkan saat itu untuk bisa membuat mereka percaya. Sekali lagi, tujuan dari keberadaan mukjizat adalah sekedar untuk memberikan kepercayaan kepada umat manusia bahwa yang diberikan mukjizat adalah seorang utusan (Rasul) Tuhan.

Terbukti bahwa cerita Yesus membangkitkan orang mati bukan untuk membuktikan dirinya itu Tuhan, akan tetapi secara gambling dan pasti tujuannya adalah untuk membuktikan dirinya adalah utusan Tuhan. Sama persis dengan yang terjadi pada diri Elia, maupun Yehezkiel. Jelas banget bukan..?!

Jika ada yang ngotot bahwa Yesus melakukannya untuk membuktikan bahwa dirinya Tuhan, itu adalah kebodohan yang nyata, karena dia tidak mau membaca kalimat yang sangat jelas :
“..supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”

Kalo gak tahu bahasa Indonesianya, silahkan baca Bible terjemahan bahasa Inggrisnya :
“..that they may believe that thou hast sent me.”

Sudahkah anda membaca Bible anda sendiri..?! buka sendiri yaaa Biblenya, agar percaya bahwa Yesus itu adalah utusan (Rasul) Tuhan dan bukan Tuhan.. oce bro..?!

15 thoughts on “Membangkitkan Orang Mati Untuk Membuktikan Bahwa Yesus Adalah Utusan (Rasul) Tuhan

  1. carolus berkata:

    LOh, kalo posting gini aja semua orang kristen juga tau, kalo Yesus diberi kuasa kepada Bapa.. kamu aja yg gk mengimani maksud dari Yesus adalah Tuhan.
    (saya katakan mengimani, karena ini tidak perlu dimengerti pake logika)
    Bapa memberikan kuasa penuh kepada Yesus sperti, menyembuhkan, membangkitkan maupun menghakimi dan lain2,, dan Yesus menjelang penyaliban memberikan kuasa berbentuk Roh Kudus kepada pengikut2nya dan bagi yang mengimaninya secara GRATIS untuk mewartakan pengajaranNya.
    karena itu tercipta ALLAH TRINITAS, Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus

    kalau begitu saya boleh tanya, apakah Muhammad SAW dalam Quran, pernah menyembuhkan orang sakit atau membangkitkan orang mati?

    Suka

    • almubayyin berkata:

      diberi kuasa ..

      ada oknum “yang memberi kuasa” dan ada oknum “yang diberi kuasa” .. betul..?!

      jika hanya satu oknum, maka tentu tidak ada “yang memberi” dan tidak ada “yang diberi” .. betul..?!

      jika oknum Tuhan memberi kuasa, berarti yang diberi kuasa tentu bukan Tuhan.. betul..?!
      karena tidak mungkin ada 2 Tuhan.. betul..?!

      sekarang kita urai sbb :

      “yang memberi kuasa ” = Bapa/Tuhan
      “yang diberi kuasa” = Yesus..

      sesuai kaidah akal paling sehat, “yang memberi kuasa” TIDAK SAMA OKNUM dengan “yang diberi kuasa”, maka kesimpulan paling sesuai dengan akal sehat adalah “Bapa/Tuhan” TIDAK SAMA dengan Yesus.. betul..?! kecuali akal kita sedang sakit..!!!

      masak Tuhan memberi kuasa kepada Tuhan..?! CLING…!!!!!!

      mari buka akal sehat kita..

      Suka

  2. atiq berkata:

    carolus menuliskan “saya katakan mengimani, karena ini tidak perlu dimengerti pake logika”
    udah ajarannya gak logis, memahaminya juga katanya kagak perlu pake logika. iki ajaran agama opo seh?
    Liat i2 setiap ayat Al-Quran bisa dipahami dan dijelaskan scr logis + pake logika bahkan sudah banyak dari ayat Al-Quran yang mampu dibuktikan kebenarannya dan manfaatnya melalui penelitian2 yang ilmiah. Subhannallah ISLAM is the best.

    Suka

  3. arga berkata:

    SUBHANALLAH…Almubayyin teruskan perjuanganmu.islam itu indah.hanya org yg mau berpikir n berakal sehatlah yg paham agama yg benar.

    Suka

  4. Bandit berkata:

    Ini gmn sih!!! “Allah Trinitas”
    Allah bapa, Allah putra, Allah roh kudus
    Sy mau tny ama carolus
    1. itu Allah bapa apa y?..
    jk Allah putra adalh manusia, Allah roh kudus itu brbentuk ap y?..
    2. kata mu trcipta “Allah trinitas”, itu yg mncipta (mngada-ada) adalh manusia apa
    tuhan mu yesus atw ada lg tuhan mu yg laen..???

    Suka

  5. ANIGMA berkata:

    TUHAN ADALAH TUHAN YANG ESA….SIAPAKAH ALLAH SWT YANG ESA ITU APA DIA SEPERTI KITA MAHKLUK CIPTAANYA….DIA MENDENGAR (APA DIA MENDENGAR DENGAN MENGGUNAKAN TELINGA ATAU MELIHAT DENGAN MENGGUNAKAN KEDUA BOLA MATA…MAHA SUCI DIA…ANA MAU BERTANYA…1. PENGERTIAN ESA MENURUT SAUDARA AL MUBAYYIN…..2JIKA ALLAH SWT YANG MAHA TINGGI ITU INGIN MENUNJUKKAN KEPADA MANUSIA ITU MELALUI WUJUD YANG BERBEDA..APA ANDA BISA MENERIMA PERNYATAAN SAYA INI….

    Suka

    • almubayyin berkata:

      jawabannya terangkum di sini :

      Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yoh 17;3)

      Esa : “..Engkau, satu-satunya Allah yang benar..”

      perbedaan Allah/Tuhan dengan Yesus : “..mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”
      ada yg “mengutus” dan ada yg “diutus”..

      yg “mengutus” : Allah/Tuhan
      yg “diutus” : Yesus

      job description-nya jelas : Tuhan adalah yg “mengutus” dan Yesus adalah yg “diutus”.. satunya subyek dan satunya obyek penderita (yg diutus)..
      jika Tuhan berangkat sendiri, maka dia tak perlu “mengutus”.. jelas bukan..?!

      jika lu mau puter2 kata dengan kalimat “pembenaran”, silahkan.. misal dengan kata Tuhan mo jadi kodok, mo jadi manusia, mo jadi kuda dan sebagainya.. tetapi justru akan kontradiksi dengan ayat2 yg gw paparkan di atas, baik dalam tulisan di atas ato jawaban di atas..

      jika mo komen, silahkan komenin kalimat gw di atas.. jika ada yg salah, kata di dalam kalimat mana yg salah trus yg bener lu ganti dgn kata apa.. jelas aturannya..?!
      jangan orasi sendiri, seorang penjahat pun masih bisa “orasi” sendiri mencari “pembenaran” di pengadilan dengan mengolah kalimat dan memutar2 kalimat, krn memang lidah tak bertulang, mo cari “pembenaran” apapun bisa dilakukan dgn lidah kita.. tetapi di sini kita sedang membahas “kasus” ttg ayat yg ada di Bible.. jadi, bahaslah dari “kasus” tulisan yg ada.. jelas aturannya..?!

      Suka

    • almubayyin berkata:

      komen ente yg OOT, gak ada hubungannya dgn tulisan yg di-komen-in, gw hapus, agar gak buat bingung yg baca.. tulisannya (artikelnya) ke mana komennya ke mana pula, kagak nyambung.. buktikan tulisan gw salah atau kagak, baru ngomong yg lainnya..

      silahkan cari kata di dalam kalimat mana yg salah trus yg bener lu ganti dgn kata apa.. jelas aturannya..?!

      Suka

  6. rubenkharisma berkata:

    dalam injil, alkitab memakai hurus besar setiap perkataan “aku” yang di katakan Yesus dalam injil.itu berarti : Aku,Allah,Nya, Mu dan Engkau memiliki makna yang sama karena di awali huruf besar, kalau hanya seorang utusan Allah saja, tidak akan menggunakan huruf besar. perhatikan dengan seksama ketika membaca injil. sikap yesus hanya untuk mengajarkan kepada manusia bagaimana caranya meminta kepada Allah. bukan berarti yesus di sini adalah manusia. Ia tetap Firman Allah. baca yohanes. Agama….bukanlah sains yang dapat di mengerti melalui akal sehat dan logika. sama seperti keberadaan dewa dan budha yang di percayai sodara kita yang beragama hindu dan budha. just believe and trust in your heart. yang terpenting adalah cara manusia bersikap atas perbedaan keyakinan. trims.

    Suka

    • almubayyin berkata:

      huruf besar dan kecil di Bible, emang yg nulis Tuhan begitu ? he he..
      di dalam bahasa Yesus sendiri, dan juga orang2 Yahudi saat itu, gak ada huruf besar dan kecil bro.. huruf besar dan kecil itu hanya ada di buku bahasa Indonesia, nah soal mau diganti huruf besar dan kecil di sebuah kalimat di Indonesia ya tergantung suka suka orang yang nulis donk bro.. kalo yg nulis pro Yesus itu Tuhan, ya digede’in hurufnya, biar kelihatan Tuhan begithu.. kalo yg gak percaya Yesus Tuhan, ya ditulis kecil begitu.. itu khan tergantung yg nulis tho broo.. hadeeuuuhhh… cp d..

      kalo mo nanggapin sebuah tulisan, masukan gw itu adalah, cari kalimat penjelasan gw mana yg salah dan kemudian harusnya diganti apa dengan alasan apa.. tunjukkan mana yg salah ya bro, jangan asal ngomong salah, karena itu gak ilmiah.. nanti akan kita bahas kemudian secara ilmiah..

      logika yang kita pakai adalah bukan logika untuk dipaksa percaya tentang Tuhan, tetapi logika di dalam memahami sebuah kalimat.. bukankah kita sedang membahas tentang informasi dari sebuah kalimat..?! dan bagimana kita menggunakan akal sehat yg diberikan oleh Tuhan pada kita dalam membaca sebuah informasi yang ada di dalam kalimat tersebut..?!
      jadi, sanggahlah secara ilmiah cara membaca dan memahami sebuah kalimat yang gw paparkan, jika salah tolong ente sampaikan kalimat mana dari gw yg salah.. begitu caranya menyanggah sebuah tulisan dengan menggunakan akal sehat yg dikaruniakan kepada kita oleh Tuhan, termasuk sebuah tulisan tentang di atas.. gunakan akal sehat kita di dalam membaca sebuah informasi, bukan pakai dalil “pokoknya” begini dan begitu, atau “pokok”nya percayai aja.. seolah2 kita tidak pernah diajari membaca sebuah informasi dari sebuah kalimat yang tertulis.. jangan posisikan akal sehat kita itu “sakit” saat membaca sebuah “doktrin”, krn sebuah “doktrin” itu juga bisa salah.. betul..?!

      Suka

  7. Paiman berkata:

    rubenkharisma,
    Samakah Yesus dg Isa? menurut penjelasan dari Dr. Irene Handono (mantan suster)Yesus adalah dewa matahari yg diperingati tiap tgl 25 Desember menjadi hari natal. Sedangkan Isa adalah Rasul (utusan) Allah.
    Yesus ada di alkitab. Nabi Isa AS ada dalam Injil dan Alqur’an. manakah yg kamu pilih?
    imani kitab suci yg dari awal sampai akhir, huruf dan bahasanya tidak berubah sampai sekarang, itu jelas jelas dijamin kesucian dan kebenarannya.
    ga usah debat gunakan saja akal dan hati nuranimu. kitab suci apa yang sampai sekarang hurufnya, kalimatnya dan tulisannya masih asli? ini adalah kitab suci ASLI. jgn percaya pada kitab suci abal-abal yg bahasanya bermacam-macam.
    Kitab suci yg manakah itu? gitu aja kok repot.
    FYI
    Kitab Suci dari Tuhan itu ada 4
    1. Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS
    2. kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS
    3. Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa AS.
    4. Kitab Alqur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW

    Lha kalo alkitab dari siapa dan untuk siapa?

    Terimakasih

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s