Meluruskan Fitnah Misionaris Tentang kata Ilaahinnaas

Ada sebuah pernyataan konyol dari orang misionaris Kristen di dunia maya, untuk mendukung doktrin Tuhan menjadi manusia dan manusia yang Tuhan.

QS An naas ayat 3 disebutkan “ILAAHI NNAAS” artinya TUHAN MANUSIA..

ILAAHI = TUHANKU
NNAAS = MANUSIA

Artinya Tuhanku manusia, artinya Tuhan yang menjadi manusia karena “Tuhanku” manusia..
Jadi di Al Quran sendiri menerangkanada Tuhan yang jadi manusia..

JAWAB :

nah ini, orang sok tahu bahasa arab tapi kliatan bingiiittss bodoh-nya.. ckckck..

kalo yang ente maksud dalam bahasa Arab yang berarti Tuhanku, itu huruf “i” di akhir dipanjangkan, karena di dalam tulisan arabnya di belakang kata ilahi ada tambahan huruf “ya” (ي) jadi tulisannya menjadi إِلهِي bacanya “ilaahii” artinya Tuhan”ku”, karena huruf “ya” (ي) dibelakang kata menunjukkan kepemilikan..

Sedangkan yang ada di QS An naas itu huruf “i”-nya yang dibelakang pendek, silahkan dibaca akan ditemukan tulisan إِلَهِ bacanya ilaahi, artinya TUHAN (doank) kagak pake kata “ku” jadi bukan Tuhan”ku”.. paham..?!

perlu lu ketahui di dalam bahasa arab, panjang pendeknya sebuah huruf itu bisa berbeda arti..

gw kasih contoh nih :

lam (ل ) jika dibaca panjang (LAA) artinya “tidak”, sedangkan jika dibaca pendek (LA) artinya “sungguh” yang dalam bahasa arab disebut lam taukid.. ngarti bro..?! cp d..

AMIN artinya aman
AMIIN artinya dapat dipercaya
AAMIN artinya minta perlindungan keamanan
AAMIIN artinya kabulkanlah

Jelas banget bukan..?!

sedangkan yang ada QS An Naas itu, dalam bahasa arab adalah mudhof mudhof ilaih. Kata di depannya isim nakiroh adalah sbg mudhof, sedangkan di belakangnya sbg isim ma’rifat disebut mudhof ilaih..

contoh : بَيْتُ زَيْدٍ dibaca baitun (rumah) Zaid ..
artinya rumahnya Zaid.. bukan berarti Zaid itu adalah rumah atau rumah yang jadi Zaid.. ckckck..

sama seperti kata إِلَهِ النَّاسِ Ilaahi (Tuhan) an-naas (manusia), artinya Tuhan manusia, maksudnya Tuhannya manusia dan bukan Tuhanku manusia.. perhatikan donk panjang pendeknya..

KELIHATAN KALO KAGAK BISA BACA TULISAN ARAB.. sehingga panjang pendeknya gak diperhatikan..
KELIHATAN KAGAK BISA BAHASA ARAB.. sehingga kagak tahu bahwa panjang dan pendek bacaannya di dalam bahasa Arab bisa merubah arti.

jadi kalo mau terjemahkan Al Quran, pelajari lagi bahasa aslinya biar tahu apa yang dimaksud di ayat tersebut.. bukan modal terjemahan doank trus mengaku memehami Al Quran.. cpd..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s