Bible Pasti Bukan Firman Tuhan

Tulisan di bawah ini bertujuan agar para pengikut Bible segera sadar akan kesalahannya untuk mempercayai Bible sebagai kitab suci, karena terbukti dari jawaban yang ada dari para misionaris atau aktifis Kristen sendiri yang akhirnya mengakui bahwa Bible bukan kitab yang suci, karena sudah tercampur dengan campur tangan manusia yang penuh dengan kesalahan-kesalahan. Di bawah ini akan saya buktikan kalimat tersebut dengan salah satu dialog saya dengan para misionaris atau aktifis Kristenisasi di Indonesia, entah jawaban itu mereka sadari atau tidak, akan tetapi kita akan bisa dengan mudah bisa membuat kesimpulan. Mari kita buktikan..

Suatu saat saya pernah melempar suatu pertanyaan tentang keganjilan ayat-ayat di dalam Bible di antara sekian banyak pertanyaan mengenai keganjilan Bible yang pernah ada. Cukup satu saja pertanyaan, akan tetapi dari beberapa jawaban yang ada nantinya kita bisa menyimpulkan bahwa Bible adalah kitab yang error dan tidak mungkin firman Tuhan.

Perselisihan : Umur Raja Ahazia

• Raja-Raja II pasal 8 ayat 26
“Adapun umur Raja Ahazia pada masa ia naik raja itu dua puluh dua tahun, maka kerajaanlah ia di yerussalem setahun lamanya, adapun nama bunda-bunda baginda itu Atalia anak Omri raja orang Israil”.

• Tawarikh II pasal 22 ayat 2
“Adapun umur Ahazia pada masa ia naik raja itu empat puluh dua tahun, dan kerajaanlah ia di Yerussalem setahun lamanya, maka nama bunda baginda itu Atalia anak Omri”.

Saya tunjukkan beberapa jawaban yang sudah ada dari debater Kristen, tapi gak ilmiah dan gak logis blasss…

1. Ayat tersebut tidak sesuai bahasa aslinya ; bahasa alsinya bukan 42,tapi 22...

pertanyaannya lanjutannya adalah berarti kesalahan2 yg lain juga dikarenakan sudah tidak sesuai dengan Injil yg asli…??? Jadi senjata makan tuan donk… karena sebuah buku/kitab jika isinya sudah tidak sesuai dengan isi buku/kitab yang aslinya, pasti buku/kitab tersebut akan disebut dengan buku/kitab palsu.. betul..?!

Begitu juga dengan Bible, Injil jika isinya sudah tidak sesuai dengan isi Injil yang aslinya (sesuai jawaban debater Kristen di atas) maka Injil tersebut seharusnya juga disebut sebagai Injil palsu.. betul..?!

maka sesuai juga dengan jawaban di atas pula memberikan pengertian bahwa Bible yang ada sekarang adalah Injil palsu, alias bukan Firman Tuhan lagi… betul..?!

Hal ini justru menguatkan pernyataan-pernyataan ane tentang kepalsuan Injil karena sudah tidak sesuai dengan yang aslinya. Sebuah kajian teologis yang dimuat koran Tagesanzeiger, terbitan Zurich,Swiss, tanggal 18 Pebruari 1972,menyebutkan ada seperempat juta perbedaan antara Injil2 sekarang dengan teks asli. hmmm..

2. 42 tahun adalah masa kekuasaan dinasti Ahab bukan umur raja Ahazia ;

perrmasalahannya adalah jawaban ini sebuah pernyataan yg dipaksakan, lha wong jelas2 ditulis “Adapun umur Ahazia pada masa ia naik raja itu..” dan bukan cerita ttg Ahab,mana ada kata2 Ahab..?! yg ada adalah umur Raja Ahazia pada masa ia naik raja itu 22 atau 42..!!

Tampak sekali sangat dipaksakan bukan…?! berarti yg tukang dusta atas Firman Tuhan itu siapa ya..?! Berdusta dengan berusaha memutarbalikkan dan atau mengarang cerita tentang ayat-ayat yang sudah ada, tidak perduli sesuai atau tidak dengan bunyi ayatnya yang ada tersebut, sekedar demi memuaskan nafsu debatnya (sambil naik dokar jadi kusir sehingga jadi debat kusir) atau demi mencari pembenaran dan bukan kebenaran.. betul..?!

3. Ada jawaban yg lain; krn banyak manuskrip yg rusak dan hilang,sehingga terjadi variasi dlm penulisan..

Anda bisa membaca sendiri, apakah tulisan diatas adalah variasi….?! Tidak..!! sekali lagi tidak…!!!
Karena itu sudah merubah makna dan arti, sehingga akan lebih layak disebut dengan versi.. ini namanya versi dan bukan variasi.. betul..?!
Tidak mungkin kedua-duanya benar, pasti salah satunya adalah ayat yang error.. nah, dari sekian banyak kontradiksi dan perbedaan yang ditemukan di dalam Bible serta tidak mungkin dua-duanya benar dalam kontradiksi tersebut (karena salah satunya pasti salah/error), maka kita pun akan bisa menyimpulkan bahwa banyak sekali ditemukan ayat-ayat yang error di dalam Bible.. betul..?!

Padahal menurut penelitian yang sudah ada, ditemukan ribuan kesalahan-kesalahan seperti contoh di atas di dalam Bible, hal ini sesuai dengan berita yang ada di koran Tagesanzeiger, terbitan Zurich,Swiss, tanggal 18 Pebruari 1972 di atas, atau berbagai pernyataan para pakar Bible seperti salah satunya Dr. Robert W. Funk, Professor Ilmu Perjanjian Baru dari Universitas Harvard bersama 74 pakar Alkitab lainnya telah membuktikan bahwa hanya 18 persen ucapan Yesus dalam Bible yang diangap asli, artinya sebanyak 82% ayat bibel itu PALSU. Seorang profesor dari Universitas ternama dan profesor pula dalam bidang Bible, secara obyektif menyatakan kepalsuan Bible, sehingga kita akan dengan mudah bisa memahami dengan sepaham-pahamnya mengapa banyak ditemukan kesalahan-kesalahan seperti di atas bisa ada di dalam Bible.

kalo sumber hukum anda sudah banyak salahnya, terjadi kesalahan di banyak tempat, maka secara logika yg benar dan akal sehat sesehat-sehatnya, akan menunjukkan dengan kepastian yg sangat pasti pula, bahwa keyakinan2 yg anda dapat atau anda peroleh dari sumber yg tidak jelas dan salah/error itu adalah juga akan salah/error..!! betul..?!

Adakah para temen-temen Kristen yang bisa menambahkan jawaban selain tiga hal tersebut di atas..?! Sehingga akan semakin banyak kesimpulan yang bisa kita ambil nantinya, sekedar untuk semakin memantapkan kita bahwa Bible sebagai kitab yang bukan firman Tuhan.. ada yang berani nambahin jawaban nih para bro and sis..?! hee..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s