Keutamaan Menunggu Waktu Sholat


Pada saat kita sampai di masjid dan menunggu tiba waktunya shalat berjamaah, ada keutamaan yang akan Alloh berikan kepada kita :


1. Dihitung shalat, hingga tibanya waktu shalat..

فَإِذَا دَخَلَ الْمَسْجِدَ كَانَ فِي الصَّلاَةِ مَا كَانَتِ الصَّلاةُ هِيَ تَحْبِسُهُ

“..jika ia telah masuk masjid, maka ia dihitung dalam shalat selama ia tertahan/menunggu shalat..” (HR. Al-Bukhari no. 131 dan Muslim no. 649)

Tidak tertarikkah kita..?!
Apakah kita merasa shalat2 kita sudah lebih dari cukup, sehingga kita tidak membutuhkan janji Allah ini..?!
Apakah kita merasa shalat2 kita sudah lebih dari cukup, sehingga kita tidak membutuhkan tambahan pahala sholat..?!
Padahal Rasululloh perintahkan kita menutupi kekurangan sholat wajib kita dengan hitungan sholat-sholat sunnah kita.

وَإِنْ كَانَ انْتَقَصَ مِنْهَا شَيْئًا قَالَ انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِى مِنْ تَطَوُّعٍ فَإِنْ كَانَ لَهُ تَطَوُّعٌ قَالَ أَتِمُّوا لِعَبْدِى فَرِيضَتَهُ مِنْ تَطَوُّعِهِ
jika shalat (wajib)nya terdapat beberapa kekurangan, maka lihatlah kalian apakah hamba-Ku memiliki amalan shalat sunnah? Jika ia memiliki shalat sunnah, maka sempurnakanlah pahala bagi hamba-Ku dikarenakan shalat sunnah yang ia lakukan. (HR. Abu Daud no. 864)

Semakin awal kita masuk masjid menunggu tibanya waktu sholat, semakin lama kita dihitung oleh Alloh dalam kondisi sholat. Tertarikkan kita untuk disempurnakan sholat wajib kita sesempurna sempurnanya ?!
Padahal sebaik-baik amalan itu adalah sholat :

وَاعْلَمُوا أَنَّ خَيْرَ أَعْمَالِكُمُ الصَّلاَةُ
“Ketahuilah, sebaik-baik amalan bagi kalian adalah shalat.” (HR. Ibnu Majah no. 277, Ad Darimi no. 655 dan Ahmad (5/282))

Dan hanya dengan mau menunggu tibanya waktu sholat di masjit tersebut, kita dinilai sedang sholat oleh Alloh. Begitu indahnya bukan..?!

Mengapa kita sering melewatkannya duhai sodaraku ?!


2. Didoakan oleh malaikat, “ Allahummaghfirlahu, warhamhu..”

وَالْمَلاَئِكَةُ يُصَلُّوْنَ عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِي مَجْلِسِهِ الَّذِي صَلَّى فِيْهِ يَقُوْلُوْنَ اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ تُبْ عَلَيْهِ مَا لَمْ يُؤْذِ فِيْهِ مَا لَمْ يُحْدِثْ فِيْهِ

dan malaikat terus mendoakan salah seorang diantara kalian selama ia dalam majlisnya yang ia pergunakan untuk shalat, malaikat akan berdoa: Ya Allah, rahmatilah dia, Ya Allah, ampunilah dia, Ya Allah maafkanlah dia, selama ia tidak mengganggu orang dan belum berhadats. (HR. Al-Bukhari no. 131 dan Muslim no. 649)

Sodara, doa malaikat adalah doa yg tidak akan tertolak, karena malaikat tidak pernah bermaksiat pd Allah SWT.. tidakkah anda tertarik untuk didoakan malaikat berupa ampunan dan rahmat untuk kita..?! dan doa itu pasti terkabul..?!

apakah kita merasa, bahwa doa kita yg penuh dosa dan noda ini pasti terkabul..?!
Jika tidak, mengapa kita tidak percaya pd keterangan Allah melalui lisan RasulNya, bahwa saat itu malaikat sedang bersungguh2 berdoa untuk kita..?!

Apakah kita juga merasa sudah terlalu bersihnya diri kita dari dosa, sehingga kita tidak perlu ampunan dari Alloh ?! Padahal yang akan mendoakan ampunan bagi diri kita adalah malaikat, makhluq Alloh yang tak pernah bermaksiat kepada Alloh, dan doanya maqbul.

Apakah kita merasa sudah terlalu banyak rahmat Alloh pada diri kita, sehingga kita tidak ingin didoakan untuk mendapatkan rahmat oleh para malaikat ?! ingat saudara, yang mendoakan kita adalah malaikat yang bebas dari perbuatan dosa dan maksiat.

Jika anda mempercayai berita ini, jangan pernah anda tertinggal untuk menjalankan shalat berjamaah, sodaraku.. segera berangkat sebelum shalat itu dimulai.. jangan telat lhoo.. sayang khan kita tidak memanfaatkan kesempatan yg diberikan Allah untuk kita itu..?!


3. Mendapati waktu yg mustajabah setelah adzan, hingga tibanya waktu shalat..

إِنَّ الدُّعَاءَ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ فَادْعُوا
“Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad 3/155, Tirmidzi 212)

Sodaraku, ada kesempatan bagi kita untuk dapat terkabulnya segala hajat2 dan keperluan kita.. percayakah kita pd berita yg datang dari Nabi utusan Alloh ini..?!

Sering kita berharap doa kita termasuk doa yang maqbul, padahal kesempatan untuk mendapatkannya ada, yakni berdoa setelah adzan dan sebelum iqomah. Dan waktu tersebut selalu ada untuk kita..

Mengapa kita membiarkan waktu yang luar biasa tersebut terlewatkan begitu saja ?! Padahal waktu itu selalu melintasi kita 5 waktu dalam sehari ?! dan seringkali kita membiarkan waktu tersebut lewat, dan selalu membiarkan dia lewat begitu saja.. tidak percaya ?!

Hitunglah setiap selesai adzan, berapa jumlah orang yang ada menunggu waktu iqomah seraya menengadahkan tangannya, berdoa dengan sungguh sungguh. Bandingkanlah dengan orang-orang yang cuek dan membiarkan waktu tersebut berlalu..

Tanpa perlu menengok pada salah dan khilaf orang lain, tengoklah diri kita.. percayakah kita pada berita Nabi yang mulia tersebut..?!

Jika percaya, berarti kita besok adalah termasuk orang yang ada di dalam masjid setelah adzan dan sebelum iqomah, seraya menengadahkan tangan kita berdoa kepada Tuhan semesta alam.. betul..?!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s