Menjawab Fitnah Bahwa Ka’bah Adalah Kuil Hindu

Dalam sebuah fitnah yang dilontarkan oleh para misionaris Kristen adalah bahwa Ka’bah adalh kuil Hindu, dengan argumen bahwa dahulu Arab adalah wilayah kerajaan raja Vikramaditya (Chandragupta II) dan si raja membangun kuil yang kemudian dijadikan Ka’bah oleh orang-orang Arab. Terbukti di dalam Ka’bah dahulu banyak ditemukan patung/berhala.

Saya tidak perlu menulis ulang tuduhan dan fitnahan tersebut karena sangat panjang dan lebar tulisannya, intinya adalah seperti di atas. Untuk itu mari kita kupas secara ilmiah agar tampaklah kedustaan si tukang fitnah tersebut.

Silahkan kita pelajari sejarah hidup Vikramaditya dan wilayah kekuasaan kerajaan yang dia pimpin, apakah benar wilayah kekuasaan dia benar sampai wilayah Makkah ?! Silahkan buka referensi sejarah yang ada di : https://id.wikipedia.org/wiki/Chandragupta_II

Vikramaditya adalah nama julukan dari Chandragupta II, berdasarkan referensi buku-buku sejarah ilmiah yang ada dalam wikipedia tersebut yakni :
R. K. Mookerji, The Gupta Empire, 4th edition. Motilal Banarsidass, 1959.
R. C. Majumdar, Ancient India, 6th revised edition. Motilal Banarsidass, 1971.
Hermann Kulke and Dietmar Rothermund, A History of India, 2nd edition. Rupa and Co, 1991

akan diketahui bahwa wilayah kekuasaan Vikramaditya adalah sebagai kutipan berikut :
“Chandragupta II yang Agung mengontrol seluruh kerajaan, dari mulut Ganges kemulut sungai Indus dan dari mana yang sekarang Pakistan Utara kebawah mulut sungai Narmada. Pataliputra berlanjut menjadi ibukota dari kerajaannya yang besar tapi Ujjain juga menjadi semacam ibukota kedua.”

Berdasarkan referensi-referensi sejarah dari buku tersebut yang dikutip dalam wikipedia prestasi terbesarnya hanyalah memperluas wilayah hingga Gujarat saja, tidak lebih. Silahkan pelajari kutipan berikut ini :
“Kemenangannya yang paling hebat adalah kemenangan melawan wangsa Shaka-Kshatrapa dan aneksasi kerajaan mereka di Gujarat, dengan mengalahkan pemimpin terakhir mereka Rudrasimha III.”

Atau untuk memperjelasnya mari kita buka referensi lainnya mengenai gambaran peta kekuasaan Vikramaditya setelah aneksasi mereka ke Gujarat yang disebut prestasi terbesarnya, silahkan buka : https://en.wikipedia.org/wiki/Gupta_Empire

Dari Link tersebut akan kita dapati peta wilayah kekuasaan Vikramaditya sebagai berikut :

Wilayah kekuasaan Vikramaditya

Wilayah kekuasaan Vikramaditya

Akhirnya kita ketahui bahwa ternyata wilayah kekuasaan Vikramaditya tidak sampai wilayah Arab Saudi apalagi Makkah.. betul ?!
Bahkan wilayah kekuasaan dia pun tidak lebih luas dari wilayah negara India sekarang ini.. betul ?!

Maka manusia yang menggunakan logika yang benar serta akal yang sehat akan mengatakan, cerita tentang Vikramaditya pernah menguasai Makkah adalah omong kosong belaka. Apalagi cerita tentang Ka’bah adalah kuil Hindu yang didirikan Vikramaditya saat menguasai Makkah setelah kita mengetahui bahwa wilayah kekuasaan Vikramaditya tidak lebih luas dari negara India yang ada saat ini, terlalu dipaksakan.. betul ?!

Apalagi Vikramaditya hidup di tahun 375-413 M, yakni hidup beberapa ratus tahun setelah Nabi Isa datang, padahal Ka’bah sudah ada jauh sebelumnya. Logika mana yang akan mengatakan bahwa Vikramaditya menguasai Makkah dan membangun kuil di Makkah saat dia belum lahir, bahkan pada saat kakek neneknya belum lahir sekalipun. ckckck..

Juga tidak ada dalam catatan sejarah otentik manapun yang menceritakan bahwa wilayah Arab Saudi khususnya Makkah dan Madinah pernah dijajah negeri lainnya. Silahkan digoogling negara yang tidak pernah dijajah oleh negara lain, maka Arab Saudi akan termasuk di dalamnya. Betul ?!

Setelah membaca kenyataan sejarah yang ada seperti di atas, maka segala fitnahan yang dilontarkan oleh para misionaris otomatis terbantahkan. Juga tentang isue bahwa jaman sebelum Nabi Muhammad lahir kemudian memberantas berhala-berhala yang ada di Ka’bah, di dalam Ka’bah terdapat 360 patung berhala. Kata tukang fitnah yakni para misionaris tersebut mengklaim bahwa itu bukti Ka’bah adalah kuil yang dibangun oleh Vikramaditya.. ckckck..

Apakah para misionaris Kristen itu lupa ingatan ya ?! atau memang gak pernah mau baca sejarah Bait Tuhan Kristen sendiri ya ?! hee..

Silahkan buka sejarah tentang yudas Makabe atau Yudas Makabeus, agar tahu bahwa Bait Tuhannya Bible dulunya juga pernah dihuni oleh patung-patung berhala dan dijadikan tempat penyembahan berhala di sana. Yudas Makabe berhasil membersihakan Bait Tuhan Bible dari berhala-berhala dan penyembahan terhadap berhala-berhala tersebut pada 25 bulan Kislev (14 Desember, 164 SM), sehingga tanggal tersebut sekarang dijadikan hari Raya kaum Yahudi yakni Hanuka.

Dalam tulisan fitnahan tentang Ka’bah tersebut si tukang fitnah juga memfitnah bahwa lambang bulan sabit adalah lambang Islam yang diambil dari lambang Dewa Shiwa, padahal lambang bulan sabit tidak pernah dikenal di jaman Rasululloh dan para shahabatnya. Bahkan pada saat daulah Muawiyah berkuasa pun lambang bulan sabit tidak pernah dikenal hingga beberapa abad kemudian. Lambang bulan sabit baru dikenal sejak jaman daulah Utsmani sekitar abad ke-13, berarti sekitar 6 abad kemudian setelah Rasululloh wafat.

Sekedar info saja ya, bahwa lambang bulan sabit adalah lambang kerajaan Utsmani di Turki yang kemudian disadur di generasi berikutnya sebagai lambang ke-Islaman. Karena di jaman kerajaan/daulah Utsmani untuk membedakan wilayah daulah/kerjaan Utsmani dengan wilayah lainnya ditandai dengan berkibarnya bendera bulan sabit. Hingga saat ini pun masalah lambang bulan sabit di dalam Islam sebagian ulama kaum muslimin menganggap itu sebagai bid’ah karena tidak pernah dikenal di jaman Rasululloh dan para shahabatnya dan juga bukan bagian dari ajaran Islam. Akan tetapi sebagian menganggapnya tidak mengapa tentang lambang tersebut jika ingin dipakai, karena bukan dianggap masalah ubudiyah/peribadatan akan tetapi hanya sekedar simbol saja.

Artinya tidak ada satupun ulama yang menganggap bahwa lambang bulan sabit adalah lambang yang dikenal di jaman Rasululloh dan para shahabatnya hingga beberapa abad kemudian.

Dengan menilik sejarah yang aktual dan nyata Akhirnya sekarang kita mengetahui bahwa tulisan-tulisan yang banyak tersebar baik di dunia nyata maupun dunia maya tentang dusta dan fitnahan Ka’bah adalah bekas kuil Hindu sudah terbantahkan. Arab tidak pernah menjadi wilayah jajahan Vikramaditya seperti fitnah keji yang ada, dan juga Vikramaditya tidak pernah terbukti membangun kuil di Makkah. Jelas bukan ?!

Untuk para misionaris penebar fitnah, untuk ke depannya lebih cerdaslah anda memilih bahan fitnahan yaa.. agar tidak kelihatan sangat bodoh sejarah seperti tergambar di atas..!!! eheemm..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s