Sayang Anak

Seorang wali kelas sudah sangat jengkel sama kenakalan Bedhul, dipanggilah orang tuanya ke sekolah:
GURU: Ibu… kami sudah kewalahan dengan kelakukan Bedhul, putra ibu… Bolehkan menerapkan hukuman untuk kebaikan putra Ibu..??
ORTU: O, ya Bu Guru, demi kebaikan Bedhul silahkan…. Bolehkah saya usul bu Guru..?
GURU: Ya, boleh…
ORTU: Bedhul itu anak yang sangat sensitif, Jika bu Guru ingin menghukum Bedhul, PUKUL SAJA ANAK YANG DUDUK DI SEBELAHNYA. Itu akan menakutinya.”
GURU: “#??@%$$???
+++++++++++++++++++
Wkwkwkwk.. judulnya sayang anak..
Memang benar sayang anak adalah termasuk bagian dari sunnah rasul, tetapi bukan berarti harus mengorbankan orang lain lhoo ..
Yuuuks.. qt sama2 belajar dalil tentang sunnah Rasul menyayangi anak..

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkenal sangat menyayangi anak-anak, dan Beliau sungguh memiliki kasih sayang yang tak terkira bagi anak-anaknya.

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah membawa putra beliau bernama Ibrahim, kemudian mengecup dan menciumnya.” (HR. Bukhari)

Asma’ binti ‘Umais Radhuyallahu ‘anhu (istri Ja’far bin Abi Thalib) pernah berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang menjengukku, beliau memanggil putra-putri Ja’far. Aku melihat beliau mencium mereka hingga menetes air mata beliau. (HR. Ibnu Sa’ad, Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga senang bercanda dengan anak-anak sebagai bentuk perhatian beliau kepada mereka.

Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu pernah menceritakan: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjulurkan lidahnya bercanda dengan Al-Hasan bin Ali Radhiyallahu ‘anhu. Iapun melihat merah lidah beliau, lalu ia segera menghambur menuju beliau dengan riang gembira.
Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu menuturkan: “Rasulullah sering bercanda dengan Zainab, putri Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anhu, beliau memanggilnya dengan: “Ya Zuwainab, Ya Zuwainab, berulang kali.” (Zuwainab artinya: Zainab kecil)

Kasih sayang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga terlihat dari sikapnya pada setiap anak-anak yang ditemuinya. Setiap kali Anas bin Malik melewati sekumpulan anak-anak, ia pasti mengucapkan salam kepada mereka. Beliau berkata: “Demikianlah yang dilakukan Rasulullah saw.” (Muttafaq ‘alaih)
Sehingga beliau pernah besabda : “Sesungguhnya hamba-hamba yang dikasihi Allah Ta’ala hanyalah hamba yang memiliki rasa kasih sayang.” (HR. Bukhari)

Tetapi saudaraku, kasih sayang yg diberikan bukan kasih sayang buta, akan tetapi kasih sayang yang mendidik.. bukan pula kasih sayang yang bisa mencelakakan si anak .

Seseorang merasa sudah merasa menyayangi si anak jika mereka sudah bisa memberikan harta benda, atau apapun yg diinginkan anak sudah mereka penuhi.

Padahal si anak bukan hanya butuh harta benda, mereka sangat butuh kecupan dari orang tua, butuh pelukan sayang dari orang tua, mereka juga butuh canda gurau dengan orang tua, mereka butuh senyuman dari orang tua, mereka butuh kata2 kasih sayang dari orang tua, mereka butuh motivasi dari orang tua, mereka butuh orang yang bisa dijadikan sandaran saat mereka sedang bersedih.. yah, mereka butuh sangat banyak atas kehadiran kita, seperti yang ditunjukkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas.

Dan juga anak tidak hanya butuh doktrin2 serta kata2 teguran dan omelan bila mereka tidak menjalankan doktrin2 kita.. tetapi mereka juga butuh contoh dan tauladan yang baik dari kita, selain nasihat2 yang sangat hikmah. Yah, nasihat yg sangat hikmah,.. mampukah kita juga menjadi contoh bagi mereka..?
Selain bercanda dan menunjukkan kecintaan pada anak-anak, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga sering bernasihat kepada anak-anak, seperti di bawah ini :
“Wahai anak, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat: “Jagalah (perintah) Allah, pasti Allah akan menjagamu. Jagalah (perintah) Allah, pasti kamu selalu mendapatkan-Nya di hadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah.” (HR. Tirmidzi)
Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun jika bertemu dengan anak2 selalu mendoakan mereka :
“Suatu kali pernah dibawa sekumpulan anak kecil ke hadapan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau mendoakan mereka, (HR. Al-Bukhari).

Yuuukkss.. mencontoh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.. mauu..?!

One thought on “Sayang Anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s