Tabungan

Suami: “Kenapa kamu menangis dik?”
Istri: “Aku habis membaca buku, Bang. Akhir ceritanya sungguh mengenaskan.”
Suami: “Buku apa yang bisa membuatmu menangis seperti itu dik?”
Istri: “Buku tabungan Abang…”

Ahahaa..
Mau ndaakk kantong kita ndak kempes..?! biar tabungan kita selalu nambaahhh teruuuss..?! ada lho caranya.. mau tahu..?! kita nyimak dalil di bawah ini yaa..

1. Perbanyak Istighfar :

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)
“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

Nah, sudah dijanjikan oleh Allah khan..?! dengan ISTIGHFAR akan membanyakkan harta dan anak, kebun/ladang usaha kita akan disirami oleh Allah..
Bagi yg buku tabungannya mengenaskan, dompetnya kempeeesss, bagi yang ingin punya banyak anak, bagi yg ingin ladang usahanya disuburkan oleh Allah.. banyak2 ber-istighfar yaa..

Imam Al-Qurthubi menyebutkan dari Ibnu Shabih, bahwasanya ia berkata:
“Ada seorang laki-laki mengadu kepada Al-Hasan Al-Bashri tentang kegersangan (bumi) maka beliau berkata kepadanya, “Beristighfarlah kepada Allah!”
Yang lain mengadu kepadanya tentang kemiskinan maka beliau berkata kepadanya, “Beristighfarlah kepada Allah!”
Yang lain lagi berkata kepadanya, “Do’akanlah (aku) kepada Allah, agar ia memberiku anak!” Maka beliau mengatakan kepadanya, “Beristighfarlah kepada Allah!”
Dan yang lain lagi mengadu kepadanya tentang kekeringan kebunnya maka beliau mengatakan (pula) kepadanya, “Beristighfarlah kepada Allah!”

Ada lagi lhoo hadits dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalaam dari Ibnu Abbas..

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَنْ لَزِمَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هُمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ “

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Barangsiapa yang senantiasa beristighfar niscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kegundahan yang menderanya, jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya dan Allah memberinya rizki dari arah yang tidak ia sangka-sangka.” (HR. Abu Daud no. 1518, Ibnu Majah no. 3819, Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra no. 6421 dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kubra no. 10665)

2. Cara lain..?! dengan SILATURRAHIIM :

dari Abu Hurairah , ia berkata, ‘Aku mendengar Rasulullah bersabda:

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُسْطَ لَهُ فِيْ رِزْقِهِ، وَأَنْ يُنْسَأَلَهُ فِيْ أَشَرِهِ فَلْيَصِلْ
“Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan di-akhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya) maka hendaknyalah ia menyambung (tali) silaturrahim”.(Shahihul Bukhari, Kitabul Adab, Bab Man Busitha Lahu fir Rizqi Bishilatir Rahim, no. 5985, 10/415)

3. Cara lain..?! banyak2 ber-infaq/shodaqoh :

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rizki yang sebaik-baiknya.” (Saba’: 39).

dari Abu Hurairah, Nabi memberitahukan kepadanya:

قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى : يَاابْنَ آدَمَ! أَنْفِقْ عَلَيْكَ
“Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, ‘Wahai anak Adam, berinfaklah, niscaya Aku berinfak (memberi rizki) kepadaMu.”(Shahih Muslim, Kitab Az-Zakah, Bab Al-Hatstsu ‘alan Nafaqah wa Tabsyiril Munfiq bil Khalf, no. 36 (963), 2/690-691)

4. Cara lain..?! banyaakkk.. cukup itu dulu aja dweehhh.. itu diamalkan saja sudah luar biasaa…

Selama lidah kita masih bisa mengucapkan istighfar, selama hati kita membenarkan istighfar itu, selama kaki kita masih bisa dilangkahkan untuk silaturrahim, selama tangan kita masih bs di atas untuk memberikan infaq dgn ikhlas.. jangan pernah takut kantong kita kosong dan tabungan kita berakhir dengan cerita yang mengenaskan.. betul..?!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s