Menjawab Fitnah tentang Yesus dan Hari Kiamat


Para misionaris Kristen menyebarkan fitnah bahwa Nabi Isa (Yesus) adalah Tuhan, karena mengetahui tentang hari kiamat, dengan menunjukkan sebuah ayat :

وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ فَلا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَاتَّبِعُونِ هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ
Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. (Az Zukhruf:61)

Kemudian dengan pongahnya mereka mengambil ayat untuk mendukung pendapatnya sebagai berikut :

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ
إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

“Mereka bertanya kepadamu tentang Kiamat, ‘Kapankah terjadinya?’ Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu adalah pada sisi Rabb-ku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.’ Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.’” [Al-A’raaf: 187]

Mereka para misionaris dengan lugunya berkata, nah yang tahu kapan terjadinya kiamat itu hanya Tuhan (Al-A’raaf: 187), dan ayat sebelumnya (Az Zukhruf:61) dikatakan yang tahu tentang kiamat adalah Yesus. Selanjutnya dengan masih lugunya mereka langsung menyimpulkan bahwa Yesus adalah Tuhan, karena tahu tentang kiamat.

Mereka para misionaris tersebut ingin memurtadkan kaum muslimin, dengan cara memelintir pengertian sebuah ayat untuk membenarkan keyakinan mereka bahwa Yesus adalah Tuhan. Hmm..

Bagi orang yang tidak tahu bahasa arab walau sedikit-sedikit mungkin akan mengiyakan fitnah tersebut dan atau mungkin saja mereka sekedar dibuat bingung sambil bergumam : “masak siihh..?” atau “kayaknya sih bener juga ya..?”. Akan tetapi jika kita bisa mengetahuinya (bahasa arab)atau bertanya pada yang mengerti bahasa arab, maka tentu kita akan tertawa terbahak-bahak dengan klaim para misionaris tersebut. Kliatan bodoh tapi sok tahu.. ckckck..

Baiklah, mari kita kupas dari ayat tersebut di atas :

Ayat yang dimaknai oleh misionaris bahwa Yesus tahu hari kiamat adalah : وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ (Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat)

Perhatikanlah kalimat : لَعِلْمٌ (La’ilmun)..
Lam yang di depan ‘ilmun adalah lam taukid artinya kata “Lam” yang digunakan sebagai penguat (diartikan : sungguh) nabi Isa itu sebagai عِلْمٌ (‘ilmun) dan bukan sebagai ‘aalim/ عالم (orang yang mengetahui). Isim fa’il (pelaku) dari kata dasar ‘ilmun adalah ‘aalim (عالم) , jama’nya adalah ‘ulama’(علماء) ..

Jadi para misionaris tersebut hanya sekedar membaca terjemahan, kemudian mereka menafsirkan sendiri bahwa Nabi Isa mengetahui hari kiamat. Tidak ngerti bahasa arabnya, tapi langsung main klaim begitu saja.. ckckck..

Ketahuilah, jika Nabi Isa itu mengetahui hari kiamat, maka di dalam kalimat ayat tersebut Nabi Isa bukan sebagai ‘ilmun/عِلْمٌ akantetapi sebagai ‘aalim/عالم (orang yang mengetahui).

Maksud Nabi Isa itu sebagai ‘ilmun/عِلْمٌadalah sebagai tanda untuk memberikan pengetahuan bagi orang-orang di akhir jaman akan datangnya hari kiamat, dan bukan sebagai orang yang mengetahui hari kiamat. Jika Nabi Isa sebagai orang yang mengetahui hari kiamat maka nabi Isa bukan sebagai ‘ilmun/عِلْمٌ tetapi sebagai ‘aalim/عالم (orang yang mengetahui). Sangat jelas bukan..?!

Apa maksud ayat tersebut..?! mari kita belajar tafsir, bukan terjemahan doank. Karena untuk mengetahui apa yang dimaksud oleh sebuah ayat di dalam Al Quran maka kita harus membuka kitab tafsir terlebih dahulu.

Ibnu Katsir dalam Tafsirul Qur’anil ‘Azhim mengatakan,
”Tafsir dari Ibnu Ishaq telah disebutkan, yaitu yang dimaksudkan dengan ayat ini adalah diutusnya Nabi Isa ‘alaihis salam di mana beliau ‘alaihis salam akan menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang buta dan penyakit kusta serta penyakit lainnya.”
Kemudian selanjutnya Ibnu Katsir mengatakan,”Yang dimaksudkan dengan ayat ini adalah mengenai turunnya Nabi Isa ‘alaihis salam sebelum hari kiamat.
Sebagaimana terdapat pula dalam firman Allah, وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا : “Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepada Isa (‘alaihis salam) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.” (QS. An Nisa’ [4] : 159).
Hal ini juga dikuatkan dengan qiro’ah (bacaan) lain dari ayat ini, وإنه لعَلَم للساعة Yang artinya ‘Sungguh Isa adalah sebagai tanda datangnya hari kiamat’ dengan memberi harakat fathah pada huruf ‘ain dan lam, yang berarti ‘alaamah (alamat) dan amaaroh (tanda) telah dekatnya hari kiamat. Bacaan ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Mujahid, dan lain-lain Imam tafsir.

Dan Mujahid berkata mengenai ayat ini bahwa sebagai tanda hari kiamat adalah keluarnya Isa bin Maryam sebelum hari kiamat. Demikianlah yag diriwayatkan dari Abu Huroiroh, Ibnu Abbas, Abul ‘Aliyah, Abu Malik, ‘Ikrimah, Qotadah, Adh Dhohak, dan selainnya. Juga terdapat hadits mutawatir (melalui banyak jalan periwayatan) dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya Isa ‘alaihis salam akan turun sebelum hari kiamat sebagai imam dan hakim yang adil. Janganlah ragu-ragu dengan hari kiamat (bukan dengan Isa, pen). Sesungguhnya hari kiamat itu pasti terjadi dan bukan sesuatu yang mustahil. Ikutilah Aku mengenai yang Aku sampaikan kepada kalian dengannya (tentang turunnya Isa). Inilah jalan yang lurus.”

Maksudnya adalah, jika Nabi Isa sudah hadir kembali ke dunia ini, maka itu sebagai tanda untuk memberikan pengetahuan bagi manusia bahwa sebentar lagi kiamat akan segera datang.

Nah, akhirnya jelas bukan..?!

Bahwa yang dimaksud Nabi Isa itu sebagai ‘ilmun/عِلْمٌ adalah beliau sebagai tanda untuk mengetahui datangnya hari kiamat, dan bukan sebagai orang yang mengetahui hari kiamat. Karena jika beliau adalah orang yang mengetahui hari kiamat maka kata yang digunakan untuk Nabi Isa di dalam kalimat tersebut adalah ‘aalim/عالم.

Sekarang kita sudah tahu, betapa fatalnya orang-orang yang gak ngerti bahasa arab tetapi dia memaksakan diri untuk memahami sebuah ayat di dalam Al Quran sekedar melalui terjemahan saja.
Sehingga seperti contoh kisah misionaris yang sok tahu tentang ayat Al Quran di atas, akan jadi bahan tertawaan bagi orang-orang yang sudah tahu. He he..

Bagaimana dengan Al-A’raaf: 187..?!
Ayat tersebut berbicara bahwa hanya Alloh yang mengetahui waktu turunnya kiamat. Sedangkan para Nabi hanya sekedar memberitahukan bahwa kiamat pasti akan terjadi kemudian tanda-tandanya yang muncul sebelum kiamat, termasuk salah satu tanda untuk mengetahui kiamat adalah turunnya Nabi Isa.

Perhatikan kalimat : لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ (… Laa=Tidak.. Yujalliy= menjelaskan…haa=dia (hari qiyamat)… li=bagi/untuk(tentang)..waqti=waktu..haa=dia( hari qiyamat)… illaa=kecuali… huwa=dia (Allah)… Arti lepasnya adalah.. tidak ada yg bisa menjelaskan “waktu” datangnya hari Qiyamat kecuali Allah..

Hanya Alloh saja yang tahu waktu kiamat itu terjadi, selain Alloh tidak ada yang tahu. Termasuk Yesus pun tidak tahu, seperti yang tertera di dalam Bible itu sendiri :

“Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan anak pun tidak, hanya Bapa saja.” (Markus 13:32)

Jadi yg tahu itu hanya Bapa saja… Yesus tidak tahu lhoo.. krn Yesus bukan Bapa.. betuulll..?!
Jika Yesus adalah Bapa, tentu tahu tentang hari kiamat walau dia sedang turun di muka bumi. Betuulll..?! Kalau dia bilang gak tahu, berarti dia sedang berbohong.. betuulll..?!
Masak Tuhan berbohong..?! hiks..

Yang masuk akal sehat serta pemikiran yang amat sangat logis adalah bahwa Yesus itu bukan Tuhan, karena dia tidak Maha Tahu.. sekian..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s