NATAL – Kelahiran Yesus/Nabi Isa menurut Al Quran dan Bible

 
Hari natal yang terjadi pada setiap tanggal 25 Desember, adalah sebuah hari yang diyakini umat Kristiani merupakan hari kelahiran Yesus Kristus atau di dalam Islam disebut Nabi Isa ‘alaihissalaam. Masalahnya, apakah benar tanggal tersebut merupakan hari kelahiran Yesus atau Nabi Isa dari Bunda Maryam (Maria)..?!

Untuk mengupas hal tersebut, mari kita kaji menurut pandangan 2 kitab yang ada, yakni Al Quran dan Bible.

1. Kelahiran Nabi Isa menurut Al Quran :

Diterangkan di dalam QS Maryam;23-25 :
23. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan.”
24. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.
25. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu,

Dari ayat tersebut telah diinformasikan bahwa kelahiran Nabi Isa ‘alaihis salam adalah saat pohon kurma telah berbuah ranum (masak). Mari kita amati siklus pohon kurma saat berbuah agar kita bisa mengetahui kapankah perkiraan Nabi Isa (Yesus) dilahirkan.

Pohon kurma tidak akan berbuah pada saat musim dingin, karena pohon kurma mulai penyerbukan di saat pergantian musim, antara musim dingin ke musim panas yaitu saat suhu udara berkisar 20°C. Kemudian buah akan mulai sempurna satu bulan kemudian saat suhu udara mulai sekitar 30°C, tetapi belum masak.

Pada saat suhu mulai berkisar antara 35°C sampai dengan 40°C, yakni sekitar bulan Mei, kurma sudah bisa dikonsumsi akan tetapi masih belum matang, masih terasa sepat. Saat ini belum mulai musim panen raya kurma, akan tetapi kondisi seperti ini sudah mulai ada yang mulai memanen.

Pada saat suhu udara mencapa sekitar 45°C sampai dengan 50°C, kurma sudah mulai matang, hal ini terjadi sekitar bulan Juni sampai dengan Agustus. Saat itulah kurma mulai dipanen karena sudah matang, sehingga para petani bisa melakukan panen raya.

Dari siklus tersebut, kita bisa mengetahui bahwa kurma sudah matang adalah pada saat musim panas dan tidak akan terjadi pada saat musim dingin. Sehingga bagi orang-orang yang mengaku beriman kepada Al Quran, adalah sangat naif jika percaya hari natal (kelahiran Yesus/Nabi Isa) terjadi di bulan Desember.

Kesimpulan yang bisa kita dapatkan dari Al Quran, bahwa Nabi Isa lahir antara bulan Juni hingga Agustus.

2. Kelahiran Nabi Isa (Yesus) menurut Bible :

“Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, di kota Daud. Lukas 2:11

Suasana saat kelahiran Yesus adalah : “.. ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam..”

Untuk mengetahui kapan tepatnya para penggembala tinggal di padang untuk menjaga ternak mereka di waktu malam hari, mari kita pelajari beberapa pendapat dan analisa di bawah ini.

Saya mendapatkan sebuah tulisan tentang pekerjaan para penggembala saat turunnya alkitab di dalam situs orang Kristen sendiri, yakni : http://www.jw.org/id/publikasi/majalah/wp20121101/gembala-zaman-alkitab/ . Di dalam tulisan tersebut ada disebutkan :
+++++++++++++++++++++++++
Menjelang berakhirnya musim kering, seorang gembala mungkin akan memindahkan kawanannya ke daerah pesisir dan lembah. Saat musim dingin datang, sang gembala akan menggiring kawanan kembali ke kandang yang tertutup. Jika tidak, domba-domba tersebut bisa mati karena hujan deras, badai es, dan salju. Dari bulan November sampai musim semi, para gembala tidak akan membawa kawanan mereka ke luar.
++++++++++++++++++++++++++

Nah, saat bulan mulai menginjak Nopember, saat musim hujan mulai tiba, tidak ada satupun domba-domba yang di gembalakan di luar, karena sangat berbahaya bagi ternak tersebut dan juga bagi penggembalanya sendiri.

Selain itu ada juga dengan terus terang mereka menulis :
++++++++++++++++++++++++++
Saat musim panas tiba, para gembala memindahkan kawanan ke padang yang lebih sejuk di dataran tinggi. Para gembala bisa bekerja dan tidur di alam terbuka hingga berhari-hari, supaya kawanan bisa merumput di tebing yang hijau. Pada malam hari, ia tidak tidur untuk menjaga kawanan.
+++++++++++++++++++++++++

Para penggembala akan ada tidur di padang terbuka untuk menjaga domba-domba mereka dari serangan hewan buas adalah di waktu musim panas. Kapan musim panas mulai tiba..?!
Musim panas mulai tiba adalah antara bulan Juni hingga Agustus, musim di mana para penggembala biasa bekerja dan tidur menjaga hewan ternaknya di padang terbuka.

Dari tulisan tersebut akan kita dapatkan informasi yang jelas bahwa Yesus lahir di musim panas dan itu (musim panas) tidak mungkin ada di bulan Desember.

Untuk menguatkan tulisan dan argumen tersebut di atas, mari kita analisa pernyataan tulus dan obyektif dari Adam Clarke:”It was an ancient custom among Jews of those days to send out their sheep to the field and desert about the Passover (early spring), and bring them home at commencement of the first rain.” (Adam Clarke Commentary, Vol.5, page 370, New York).

“Adalah kebiasaan lama bagi orang-orang Yahudi untuk menggiring domba-domba mereka ke padang menjelang Paskah (yang jatuh awal musim semi), dan membawanya pulang pada permulaan hujan pertama. (MUSIM SEMI 21 Maret hingga 21 Juni).

Dari informasi tentang kebiasaan orang-orang Yahudi menggiring domba-dombanya ke padang terbuka dimulai antara bulan Maret hingga Juni, hal tersebut tidak bertentangan dengan infoemasi sebelumnya yakni saat musim semi mereka mulai mengeluarkan domba-dombanya hingga musim panas tiba dan kemudian musim panas tersebut berakhir. Karena menurut informasi tersebut pada permulaan musim hujan, yang artinya berakhirnya masa musim panas, baru para penggembala menggiring gembalaannya masuk ke kandang mereka.

Atau kita bisa menganalisa juga keadaan bulan Desember dari Bible sendiri, kapan terjadinya musim hujan di Ezra 10 ayat 9 dan 13.

(9) Lalu berhimpunlah semua orang laki-laki Yehuda dan Benyamin di Yerusalem dalam tiga hari itu, yakni dalam bulan kesembilan pada tanggal dua puluh bulan itu (menurut seorang ahli hal tersebut tepat jatuh pada tanggal 5 Desember). Seluruh rakyat duduk di halaman rumah Allah, sambil menggigil karena perkara itu dan karena hujan lebat.
(13) Tetapi orang-orang ini besar jumlahnya dan sekarang musim hujan, sehingga orang tidak sanggup lagi berdiri di luar. Lagipula pekerjaan itu bukan perkara sehari dua hari, karena dalam hal itu kami telah banyak melakukan pelanggaran.

Dari Bible itu sendiri dapat diketahui bahwa pada saat tibanya musim hujan, yakni di bulan Desember, tidak mungkin ada yang kuat untuk berdiri di luar rumah, apalagi berada di padang terbuka yang jauh dari rumah untuk menggembalakan dombanya. Bisa mati kedinginan tuh para pengembala dan domba mereka. Betul..?!

Dari Bible itu sendiri di dalam ayat yang lain juga sebenarnya bisa kita dapatkan informasi yang menguatkan bahwa Yesus lahir bukan di bulan Desember akan tetapi Yesus lahir di musim panas.

Lukas 1:26-31 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,

Ayat tersebut adalah pemberitaan saat awal Maria mulai hamil Yesus. Jika bulan yang keenam dalam ayat tersebut disejajarkan dengan bulan yang terjadi saat ini, maka sebaiknya kita melihat ayat di Kel.12:1-2 yang berbunyi, “Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun di tanah Mesir: Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun.”

Untuk mengetahui bulan keenam dalam Bible, kita harus mengetahui dahulu bulan pertama tiap-tiap tahun dengan membaca ayat-ayat di bawah ini :

Imamat 23:5
23:5 Dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN.
Bilangan 28:16
Korban pada hari-hari raya
28:16 “Dalam bulan yang pertama, pada hari yang keempat belas bulan itu, ada Paskah bagi TUHAN.
Ulangan 16:1
Tiga hari raya utama
16:1 “Ingatlah akan bulan Abib dan rayakanlah Paskah bagi TUHAN, Allahmu, sebab dalam bulan Abib itulah TUHAN, Allahmu, membawa engkau keluar dari Mesir pada waktu malam.
Ester 3:7
3:7 Dalam bulan pertama, yakni bulan Nisan, dalam tahun yang kedua belas zaman raja Ahasyweros, orang membuang pur–yakni undi–di depan Haman, hari demi hari dan bulan demi bulan sampai jatuh pada bulan yang kedua belas, yakni bulan Adar.

Bulan pertama menurut Bible adalah bulan Abib atau bulan Nisan yang terjadi sekitar bulan Maret atau April di bulan yang kita kenal saat ini. Berarti saat Maria hamil Yesus itu terjadi antara sekitar bulan September-Oktober (6 bulan dari bulan Maret atau April). Dari informasi tersebut, kita akan mengetahui bulan kelahiran Yesus adalah antara bulan Juni-Juli (9 bulan dari bulan September atau Oktober).

Dari informasi informasi yang kita dapat di atas, baik berdasarkan informasi Al Quran maupun Bible, dapat disimpulkan bahwa Yesus lahir di musim panas yang terjadi sekitar bulan Juni atau Juli bahkan bisa pula dibulan Agustus, yakni pada saat musim panas itu terjadi dan bukan di bulan Desember saat musim hujan dan musim dingin sedang berlangsung. Informasi yang saling menguatkan, bahwa perayaan natal tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus adalah sebuah kesalahan fatal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s