Permusuhan Dalam Bible

 
1. “Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi Rajanya, bawalah mereka kemari, dan bunuhlah mereka di depan mataku”. (Lukas 19:27)

Berarti kalo kamu bertemu dengan orang2 yg tidak mengakui Yesus sebagai Raja,harus dibunuh dooo…ngg!!! silahkan kalo kamu bertemu dengan orang Islam,Hindu,Budha dsb harus dibunuh… sadis…!!!

2.  “Janganlah kamu menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi; aku datang bukan untuk membawa damai,melainkan pedang”. (Matius 10:34)

Pedang…!!!! Hah….??!! sadiiii…sss!!!

3. “Aku datang untuk melemparkan api kebumi dan betapakah aku harapkan, api itu telah menyala! Kamu menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kataku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan”.(Lukas 12:49 dan 51)

Pengakuan Yesus yg tulus…!!! menurut Bible… Dia tidak ingin membawa damai bung…!!! Pantesan mereka para pengikut Bible tidak senang lihat orang damai…dari jaman baheula sampai sekarang pelakunya juga sama… dulu kita dijajah, dirampas hak2nya, diperas, kerja rodi tanpa peri kemanusiaan…di mana2… di dunia ini… sekarang…??!!
para penjajah USA, Israel yg didukung mereka (sekutu2 USA), telah membunuh manusia, bukan sekedar ribuan, ratusan ribu bahkan jutaan manusia dibuat berpisah dari orang2 yg dicintainya…!!! saaaaadiiiis….!!!

4.  “Maka sekarang bunuhlah semua anak laki2 di antara anak2 mereka,dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki2 haruslah kamu bunuh”Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki2 haruslah kamu biarkan hidup” (Kitab Bilangan 31:17-18)

5. “12. Tetapi apabila kota itu tidak mau berdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan engkau, maka haruslah engkau mengepungnya; 13. dan setelah Tuhan, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau membunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang. 14. Hanya perempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni seluruh jarahan itu, boleh kau rampas bagimu sendiri, dan jarahan yang dari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu, boleh kau pergunakan. 15. Demikianlah harus kau lakukan terhadap segala kota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk kota-kota bangsa-bangsa di sini. 16. Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apa pun yang bernafas…”(Kitab Ulangan 20:12-16).

Perampasan…!!! Perompakan…!! Pembantaian…!!!Kejaaa…mmm!!! saaadiii…sss!!! Mana kasih sayang Tuhan…?!?! hah…??!! mana….??!!
Inikah perintah Tuhanmu….!!?? mengapa tidak kau sampaikan di mimbar2…??!! malu terhadap ajaran Tuhan…??!!

6.   Mereka (bangsa Yahudi) menumpas dengan mata pedang segala sesuatu yang di kota itu,baik laki2 maupun perempuan, baik tua maupun muda, bahkan lembu, domba dan keledai”. (bahkan keledaipun tidak disisakan!). (Kitab Yosua 6:21)

Apa kesalahan domba2 dan keledai itu, lembu ,orang tua maupun muda…???!! Tidakkah ada belas kasihan kepada orang2 yg tidak berdosa itu…??!! Ini juga melanggar HAK Asasi manusia yang butuh hidup dan melanggar perikehewanan juga..

7.  “Dia (Yosua) tidak membiarkan apapun tetap hidup”. (Kitab Yosua 10:28)

Yosua kejam…!!! tapi, dia khan hanya mengikuti printah Tuhannya.. ya apa yaa..??!! he he..!!! bereesss boozzz.. itu kata Yosua..

8.  “Aku (Tuhan) ingat apa yang dilakukan Amalek kepada orang Israel (400 tahun yang lalu) … Pergilah sekarang, kalahkan orang Amalek, tumpaslah segala apa yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki atau perempuan, kanak-kanak maupun anak yang masih menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.” (Kitab– 1 Samuel 15:3)

Tuhan yg kamu banggakan ternyata pendendam ya…??!! Tumpaslah apa yg ada padanya,jangan ada belas kasihan padanya…Bunuhlah semua…!!! Ini perintah Tuhanmu yg pendendam…??!! Hah…??!!
Apa kesalahan lembu,domba,unta,keledai,kanak2 yg masih menyusui…??!! Aku mendengar ini aja hatiku miris…!!!
Kanak2 masih menyusui diperintahkan untuk dirampas dari dekapan ibunya dan kemudian dibantai oleh Tuhanmu…???!!!

Catatan :

Bila kita menyaksikan kebiadaban di Palestina yang didukung USA, kita saksikan berapa banyak anak-anak harus menjadi cacat…
berapa banyak anak harus kehilangan ibu dan bapaknya yang amat mereka sayangi…
berapa banyak seorang istri harus kehilangan suaminya..
berapa banyak suami harus menggendong mayat istrinya yang bersimbah darah menangis dalam dekapannya…
berapa banyak seorang kakak menggendong mayat adiknya seraya menangis dan menjerit pilu…
kita pernah melihat foto2 di koran orang tua yang menangisi kepergian anaknya karena bom terkutuk Amerika, yang selalu mencari alasan yang ternyata palsu untuk membunuh…
kita bisa membaca ada seorang anak menangis di depan mayat orang tuanya sambil menggendong mayat adiknya yang berdarah,tatapan mereka kosong…karena tidak tahu lagi kapan ia bisa merasakan dekapan orang tuanya kembali,kemudian bercanda riang bersama sang adik..
Sodaraku…begitu pilu nya hati mereka…

Tahukah kita, bahwa itu terjadi secara berulang di dunia ini dengan pelaku kejahatannya adalah sama…yaitu “pengikut Bible”. Di Bosniakah mereka yang wanitanya diperkosa dan laki-lakinya dibunuh dengan cara biadab…mereka dibantai oleh siapa???
Di Afghanistan kah mereka, di Iraq kah mereka, di Palestina kah mereka ??? Sejak jaman baheula para penjajah yang menjarah dan membunuh para pejuang kemerdekaan juga “pengikut Bible”…
Kita ingat pada saat sekolah dulu dapat pelajaran bahwa penjajah membawa misi 3 G, yaitu Gold,Glory,Gospel… mereka suka menjarah,suka membantai,dan terakhir menyiarkan agamanya… Kita bisa mengambil kesimpulan… Pengikut Bible lah pelaku kerusakan sejak jaman dulu…
Ingatkah kita selama 360 tahun dijarah, dirampas, diperkosa, dibantai oleh Belanda ??? Pengikut Al-Quran kah mereka atau Pengikut Bible ??!!
Mereka sejak dulu melakukan kerusakan mungkin terinspirasi ayat2 Bible di atas…
Begitu jahatkah Tuhan mereka,sehingga perempuan, anak2 “bahkan anak yang masih menyusui” harus dirampas dari gendongan ibunya untuk dibantai, lembu, domba bahkan keledai yang tidak bersalah pun juga harus dibantai???
Jika kita melihat dan mengenang pembantaian demi pembantaian yang dilakukan “mereka”, maka kita akan mengatakan … “Oh… pantas..!!!” setelah membaca ayat-2 Bible di atas…

Artikel Terkait :

https://almubayyin.wordpress.com/kristologi/penaklukan-yerusalem/
https://almubayyin.wordpress.com/lain-lain/jihad-dalam-islam/

14 thoughts on “Permusuhan Dalam Bible

  1. BARITO berkata:

    ITULAH KEDOK AGAMA YG KATANYE SIH MENGAJARKAN CINTA KASIH…..TAI KUCIANG. TAPI EMANG UDAH DARI SONONYA BERWATAK PEMBUNUH, PEMERAS, BEJAT, KEJAM. GIMANE TIDAK …. TUHAN AJE BERKELAHI…. WALAUPUN SI TUHAN KALAH.
    TAPI SATU HAL YANG GUE SALUT AME KRISTEN, MEREKA PANDAI-PANDAI LHO!
    “PANDAI BERPURA-PURA DAN MEMPITNAH”
    NAH….. KITA-KITA PADE YG KENA FITNAH. INTINYA (NGUTIP MILIK ZAINUDDIN.MZ) SEKRG INI KRISTEN SDH MULAI KETAKUTAN LUAR BIASA SAMA ISLAM. MAKANYE MEREKA BERUSAHA BANGET GIMANA CARANYE BIAR KITA-KITA PADE BISA DIKALAHIN MEREKA.
    TAPI ALLAH SWT TETAP PADA JANJINYA BUAT KITA YG ISLAM. AMIN……..

    Suka

  2. inrianto berkata:

    hanya mencomot ayat-ayat dan menelan mentah-mentah tanpa melihat konteksnya. membaca perumpamaan di Injil Lukas 19:27 tapi tidak tahu artinya. sama seperti iblis yang hapal isi alkitab tapi justru digunakan untuk mencobai manusia. baca, renungkan, hayati maknanya. jika masih tidak mengerti, dengan senang hati akan saya bantu…

    Suka

  3. almubayyin berkata:

    itu khan sejarah, tentang pembantaian oleh bangsa Yahudi itu khan sejarah.. dan ternyata mereka melakukan itu krn perintah Tuhan.. piye tho..??!! qee qee qee..

    Suka

    • inrianto berkata:

      Saudaraku, kalau ada orang, kelompok, bangsa yg melakukan kekerasan atas nama agama (kristen), mereka tidak layak disebut kristen. Dan saya rasa saat hari “penghakiman” nanti Tuhan akan berkata pada mereka “Aku tidak mengenal kamu”
      (perlukah saya jelaskan dasar ayatnya?)
      Bukan agamanya yg salah, tapi orangnya yg keliru dalam memahami firman. Di semua agama apapun selalu ada orang yg mengartikan ayat dg ngawur dan dijadikan pembenaran atas kekerasan yg mereka lakukan (nb: teroris)

      Suka

      • almubayyin berkata:

        yups.. ane setuju.. ttp yg ane permasalahkan adalah ayat spt ini :

        “Maka sekarang bunuhlah semua anak laki2 di antara anak2 mereka,dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki2 haruslah kamu bunuh”Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki2 haruslah kamu biarkan hidup” (Kitab Bilangan 31:17-18)

        “12. Tetapi apabila kota itu tidak mau berdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan engkau, maka haruslah engkau mengepungnya; 13. dan setelah Tuhan, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau membunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang. 14. Hanya perempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni seluruh jarahan itu, boleh kau rampas bagimu sendiri, dan jarahan yang dari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu, boleh kau pergunakan. 15. Demikianlah harus kau lakukan terhadap segala kota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk kota-kota bangsa-bangsa di sini. 16. Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apa pun yang bernafas…”(Kitab Ulangan 20:12-16).

        Mereka (bangsa Yahudi) menumpas dengan mata pedang segala sesuatu yang di kota itu,baik laki2 maupun perempuan, baik tua maupun muda, bahkan lembu, domba dan keledai”. (bahkan keledaipun tidak disisakan!). (Kitab Yosua 6:21)

        “Aku (Tuhan) ingat apa yang dilakukan Amalek kepada orang Israel (400 tahun yang lalu) … Pergilah sekarang, kalahkan orang Amalek, tumpaslah segala apa yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki atau perempuan, kanak-kanak maupun anak yang masih menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.” (Kitab – 1 Samuel 15:3)

        pembantaian itu perintah sapa bro..?! sadis yaa yg kasih perintah bantai..
        apa salah kanak2 yg masih menyusui..?! masih imut2nya khoq disuruh dibantai..
        apa salah domba, unta, keledai itu..?!

        pernahkah ente membaca sebuah buku yg sesadis itu di dunia..?! mungkin jika ada, hanya bukunya Pol Pot Khmer merah atau bukunya Hitler kalik yaa..
        perbuatan orang 400 thn yg lalu, yg dibantai keturunannya.. adil kah Tuhan..?!

        Suka

  4. inrianto berkata:

    Mengenai orang-orang Amalek, mereka ini adalah bangsa yang paling kuat diantara bangsa-bangsa yang memusuhi israel. Bangsa Amalek ini memusuhi israel sejak dipimpin israel dipimpin musa dan terlibat beberapa kali peperangan dengan israel sampai jaman raja Saul.
    Keluaran 17:14-15 …bahwa Aku akan menghapuskan sama sekali ingatan kepada Amalek dari kolong langit….. Tangan Tuhan di atas panji-panji Tuhan! Tuhan berperang melawan Amalek turun-temurun.
    Bangsa seperti apakah Amalek sehingga Tuhan menyatakan perang turun-temurun?? Silahkan dipelajari sendiri dari link ini http://en.wikipedia.org/wiki/Amalek
    Saya rasa Amalek adalah bangsa yang paling keji diantara semua bangsa lain sehingga Tuhan menumpas habis semuanya.

    Dan Allah tentu bukanlah Allah yang keji dan bukan Allah yang tak adil pula. Tahukah saudara pembantaian umat manusia terbesar itu kapan? Pemusnahan manusia baik tua, muda, laki, perempuan, wanita hamil, bayi, balita, anak-anak, bahkan seluruh yang hewan dimuka bumi? Apakah salahnya juga bayi dan anak-anak di kisah ini? Saya rasa sama dalam Alkitab, dalam Alquran pun juga ada kisah nabi Nuh bukan? Apakah Allah berbuat sadis di sana? Tidak saudara, Allah selalu bertindak sesuai porsinya, ini yang saya yakini.

    Suka

    • almubayyin berkata:

      maaf, baru balas.. ane rada sibuk banget neh..

      betul.. Allah musnahkan kaum Nuh dengan bencana alam.. its no problem..

      yg jadi masalah adalah, Allah perintahkan pembantaian atas tindakan yg dilakukan 400 tahun yg lalu..?! bukan sekarang bukan..?! atas perbuatan yg dilakukan nenek2 moyangnya, lha yg dibantai cucu dan keturunan yg gak melakukan perbuatan tersebut..

      knapa gak 400 thn yg lalu za ditumpas oleh Tuhan..?! dengan bencana alam spt kaum2 sebelumnya.. betul..?!

      jika dengan pembantaian dan haus darah..?! itu sadiiisss broo…

      dalam perang, hukum peranglah yg berlaku, bukan hukum bencana alam.. ente berusaha menyamakan hukum perang dengan hukum bencana alam yaa..?! terlalu dipaksain sob.. he he he..

      dalam Islam, perang dilakukan dlm pembelaan agama saat ada penghalang yang membahayakan untuk umat Islam dlm menyebarkan firman Tuhan.. bukan untuk balas dendam atas yg dilakukan nenek moyang sebuah bangsa.. sekarang ente sdh bisa membedakan bukan..?!

      adakah hukum perang di dunia ini yg seganas Bible sob..?! ajaran perang untuk membunuh anak2 yg menyusui..?!

      akan disebut sadis manakala ada seorang manusia membantai anak2 yg sdg dalam pelukan seorang ibu, krn saat itu hati manusia yg membantai diajarkan kesadisan..
      beda halnya dengan kematian seseorang krn sakit atau bencana alam sob.. saat kematian seorang anak lucu yg masih menyusui bukan krn sabetan pedang.. betul..?!

      jadi, ada dua 2 hal yg harus digarisbawahi di sini :

      1. jika itu hukuman, mengapa yg dibantai manusia yg hidup 400 thn sesudahnya..?! bukan terhadap yg melakukan dosa..?! balas dendang Tuhan lha khoq bukan pd orang yg melakukan dosa itu..?! kelakuan 400 thn yg lalu sob, bukan krn kelakuan saat ini.. betul..?!

      2. adanya ajaran untuk membantai.. ajaran sadisme.. bagaimana seorang manusia diperintahkan menggorok leher seorang bayi mungil dlm pelukan seorang ibu yg menyusuinya.. bagaimana perasaan org tersebut..?!
      jika saja seorang bayi mati krn sakit atau krn bencana alam, itu bukan termasuk sadisme sob..
      ttp seseorang manusia menggorok leher bayi yg dlm pelukan ibunya krn masih menyusui..?! itu sadisme bro..

      Suka

  5. inrianto berkata:

    Saya yakin Allah maha adil. Ada sebab ada akibat. Ada kesalahan ada hukuman. Tentu saja hukuman sesuai dengan yang berlaku saat itu.
    Bilangan 31 :16 Bukankah perempuan-perempuan ini, atas nasihat Bileam, menjadi sebabnya orang israel berubah setia terhadap Tuhan dalam hal Peor, sehingga tulah turun ke antara umat Tuhan.
    Pertama, perempuan-perempuan itu membuat sebagian orang israel MURTAD, hukum yang berlaku saat itu adalah hukuman mati. Saya rasa dalam Alquran pun ada hukuman bagi orang yang murtad bukan?

    Ulangan 20:16 Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apa pun yang bernafas.
    Ulangan 20:18 supaya mereka jangan mengajar kamu berbuat sesuai dengan segala kekejian, yang dilakukan mereka bagi allah mereka, sehingga kamu berbuat dosa kepada Tuhan, Allahmu
    “kekejian yang dilakukan mereka bagi allah mereka” artinya mereka menyembah berhala. Kekejian apa yang dilakukan penyembah berhala? Yehezkiel 16:36 Oleh karena engkau menghamburkan kemesumanmu dan auratmu disingkapkan dalam persundalanmu dengan orang yang mencintaimu dan dengan berhala-berhalamu yang keji dan oleh karena darah anak-anakmu yang engkau persembahkan kepada mereka. Dalam menyembah berhala orang-orang melakukan ritual-ritual perzinahan bahkan menjadikan anak sebagai korban sembahan. Tidak pantaskah jika Allah menumpas mereka?

    Mereka (bangsa Yahudi) menumpas dengan mata pedang segala sesuatu yang di kota itu,baik laki2 maupun perempuan, baik tua maupun muda, bahkan lembu, domba dan keledai”. (bahkan keledaipun tidak disisakan!). (Kitab Yosua 6:21)
    Peristiwa ini terjadi di kota Yerikho. Dalam Yosua 6:2-5 Allah berfirman kepada Yosua mengenai bagaimana menaklukkan kota yerikho.
    Allah sama sekali tidak pernah berkata untuk menumpas seluruh penduduk kota itu laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, lembu, domba atau keledainya. Jika Allah tidak memerintahkan secara khusus maka seharusnya yang berlaku adalah hukum perang seperti dalam Ulangan 20:1-20
    Saya rasa saat itu orang israel memang telah bertindak melebihi batasnya.

    Kembali pada bangsa Amalek (btw darimana saudara dapat angka 400 tahun?) Keluaran 17:14-15 Allah menyatakan perang melawan Amalek TURUN-TEMURUN selama Amalek masih memusuhi israel. Mengapa Allah tidak menumpas habis saat itu juga? Saya yakin kalau Allah mau Allah mampu menumpas habis siapapun yang menentang Allah saat itu juga, bukan hanya bangsa Amalek tapi setiap orang dari bangsa manapun yang menentang Allah. Lalu mengapa Allah tidak melakukan hal itu dan membiarkan perang yang berkepanjangan? Allah haus darah kah? Jawabannya sama dengan jawaban mengapa Allah bangsa Palestina tidak memusnahkan Israel yang telah menganiaya warga Palestina? Bukankah hal itu semudah membalikkan telapak tangan bagi Allah? Mengenai membunuh bayi yang masih menyusu hal ini hanya berlaku pada kondisi saat itu pada bangsa Amalek, karena Allah akhirnya memutuskan untuk memusnahkan seluruh bangsa Amalek dari muka bumi tanpa sisa. Karena setelah beratus-ratus tahun berlalu ternyata Amalek tetap memusuhi israel, dalam hal ini sebenarnya Allah telah memberi kesempatan pada Amalek selama ratusan tahun agar mau berdamai, tapi nyatanya Amalek tidak mau berdamai. Allah memusnahkan Amalek tanpa sisa.

    Mengenai bencana alam menurut pandangan Kristen hal itu sebenarnya salah satu cara yang dipakai Allah dalam menegur atau menghukum manusia jika tidak taat pada Allah seperti pada kasus nabi Nuh. Demikian pula dalam kasus Amalek, Allah menegur dan menghukum Amalek dengan cara peperangan melawan israel. Mengenai hukum perang secara umum yang berlaku adalah seperti tertulis pada Ulangan 20:1-20 silahkan dibaca sendiri apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan dalam perang.

    Suka

    • almubayyin berkata:

      Oke ane jawab satu persatu ya :

      !. Masalah Bilangan 31 ya..
      Saya yakin Allah maha adil. Ada sebab ada akibat. Ada kesalahan ada hukuman. Tentu saja hukuman sesuai dengan yang berlaku saat itu.
      Bilangan 31 :16 Bukankah perempuan-perempuan ini, atas nasihat Bileam, menjadi sebabnya orang israel berubah setia terhadap Tuhan dalam hal Peor, sehingga tulah turun ke antara umat Tuhan.
      Pertama, perempuan-perempuan itu membuat sebagian orang israel MURTAD, hukum yang berlaku saat itu adalah hukuman mati. Saya rasa dalam Alquran pun ada hukuman bagi orang yang murtad bukan?

      JAWAB :
      Orang murtad berbeda dengan orang yang membuat jadi murtad bro.. beda sekali bukan ?!
      Dan ayatnya adalah :

      “Maka sekarang bunuhlah semua anak laki2 di antara anak2 mereka,dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki2 haruslah kamu bunuh” Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki2 haruslah kamu biarkan hidup” (Kitab Bilangan 31:17-18)

      Katanya yang salah perempuan, knapa anak-anak juga dihukum mati ?! hee ?! kejam nian itu bor.. yang gak salah juga dihukum.. kalo di dalam ilmu hukum apapun, ini namany gak adil.. masak yang gak ikutan salah juga disuruh dibantai sih bro ?! ckckck..

      Trus katanya yang salah perempuan=perempuan.. knapa justru para gadis tetap dibiarkan hidup bro ?! hee..
      yang dibunuh justru anak-anak laki-laki.. ckckck..
      yang salah dibirkan hidup karena mereka masih gadis, sedangkan anak-anak yang laki-laki dibantai.. keadilan macam apa ini bro ?! ckckck..
      Bahkan lu sudah membongkar kebobrokan kitab dan agama lu sendiri bro.. he he..
      ___________________________________________________________________________________

      2. Masalah Ulangan 20 :
      Ulangan 20:16 Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apa pun yang bernafas.
      Ulangan 20:18 supaya mereka jangan mengajar kamu berbuat sesuai dengan segala kekejian, yang dilakukan mereka bagi allah mereka, sehingga kamu berbuat dosa kepada Tuhan, Allahmu
      “kekejian yang dilakukan mereka bagi allah mereka” artinya mereka menyembah berhala. Kekejian apa yang dilakukan penyembah berhala? Yehezkiel 16:36 Oleh karena engkau menghamburkan kemesumanmu dan auratmu disingkapkan dalam persundalanmu dengan orang yang mencintaimu dan dengan berhala-berhalamu yang keji dan oleh karena darah anak-anakmu yang engkau persembahkan kepada mereka. Dalam menyembah berhala orang-orang melakukan ritual-ritual perzinahan bahkan menjadikan anak sebagai korban sembahan. Tidak pantaskah jika Allah menumpas mereka?

      JAWAB :

      ha ha.. terbongkar lagi ketidakjujuranmu bro.. kasihaannn.. ckckck..
      Lu hubungkan ayat tersebut dengan Yehezkiel 16;36 untuk membenarkan pembantaian massal tersebut. Sayangnya lu menutup-nutupi ayat yang lainnya, bahwa kisah di Yehezkiel 16;36 itu cerita tentang kisah pesundal (WTS) yang terkenal cantik-cantik dan suka menggoda para pria. Sedangkan yang diperintahkan untuk dibunuh di Ulangan 20 itu bukan para pesundal tersebut, tapi justru para prianya. Dan para pesundal tersebut boleh diambil sebagai JARAHAN dan BOLEH KAU PERGUNAKAN. HA HA..

      kAGAK NYAMBUNG BUKAN..?! Lu ngajukan ayat Yehezkiel 16 yang disebutkan berdosa itu justru para wanitanya, lhaa koq yang disuruh dibunuh prianya dan wanitanya BOLEH KAU AMBIL SEBAGAI JARAHAN.. ckckck..

      Di mana keadilan Tuhan lu menurut Bible bro ?! ckckck..

      Selain itu, semua penduduk laki-lakinya disuruh dibantai.. ingat bro, semuanya dibantai.. berbeda dengan Al Quran yang tidak membolehkan orang yang tidak ikut berperang, termasuk orang2 tua, para penghuni rumah ibadah, para petani untuk tidak dibantai.. lebih jelasnya pelajari lagi tulisan gw di : https://almubayyin.wordpress.com/lain-lain/jihad-dalam-islam/ ..
      Akan kita pelajari begitu indahnya Islam, walau situasi perang sekalipun bukan asal bantai kayak di Bible..

      Sadarkah lu bro, dari uraian di atas, bahwa lu juga akhirnya membongkar kebobrokan kitab dan agama lu sendiri ?! he he..
      ______________________________________________________________________________

      3. Yosua 6 ya..
      Mereka (bangsa Yahudi) menumpas dengan mata pedang segala sesuatu yang di kota itu,baik laki2 maupun perempuan, baik tua maupun muda, bahkan lembu, domba dan keledai”. (bahkan keledaipun tidak disisakan!). (Kitab Yosua 6:21)
      Peristiwa ini terjadi di kota Yerikho. Dalam Yosua 6:2-5 Allah berfirman kepada Yosua mengenai bagaimana menaklukkan kota yerikho.
      Allah sama sekali tidak pernah berkata untuk menumpas seluruh penduduk kota itu laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, lembu, domba atau keledainya. Jika Allah tidak memerintahkan secara khusus maka seharusnya yang berlaku adalah hukum perang seperti dalam Ulangan 20:1-20
      Saya rasa saat itu orang israel memang telah bertindak melebihi batasnya.

      JAWAB :

      Kata lu Allah tidak pernah memerintah menumpas seluruh penduduk kota ?! Bukankah kata lu Yosua diajari Tuhan bagaimana menaklukan kota Yerikho, nah salah satunya baca ayat 17 yang ini :
      “Dan kota itu dengan segala isinya akan dikhususkan bagi TUHAN untuk dimusnahkan; hanya Rahab, perempuan sundal itu, akan tetap hidup, ia dengan semua orang yang bersama-sama dengan dia dalam rumah itu, karena ia telah menyembunyikan orang suruhan yang kita suruh.”

      Naahhh.. ada instruksi atas nama Tuhan untuk memusnahkan apa yang ada di dalamnya,kecuali Rahab WANITA PESUNDAL (PELACUR) dan yang bersama-sama dengan si wanita pelacur tersebut.. wowwwww… eheemm..😀

      Memang Yosua khan juga belajar bagaimana cara memusnahkan sebuah kota dari Tuhan Bible juga, yakni di ayat :
      “Aku (Tuhan) ingat apa yang dilakukan Amalek kepada orang Israel (400 tahun yang lalu) … Pergilah sekarang, kalahkan orang Amalek, tumpaslah segala apa yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki atau perempuan, kanak-kanak maupun anak yang masih menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.” (Kitab– 1 Samuel 15:3)

      Jelas bukan pelajaran dari Tuhan tersebut, yakni cara membantai orang-orang yang gak ikut2an perang..?! bedaaa bingit dengan perag yg diperbolehkan dalam Islam : https://almubayyin.wordpress.com/lain-lain/jihad-dalam-islam/
      ____________________________________________________________________________________________

      4. Mengenai Amalek Keluaran 17 :
      Kembali pada bangsa Amalek (btw darimana saudara dapat angka 400 tahun?) Keluaran 17:14-15 Allah menyatakan perang melawan Amalek TURUN-TEMURUN selama Amalek masih memusuhi israel. Mengapa Allah tidak menumpas habis saat itu juga? Saya yakin kalau Allah mau Allah mampu menumpas habis siapapun yang menentang Allah saat itu juga, bukan hanya bangsa Amalek tapi setiap orang dari bangsa manapun yang menentang Allah. Lalu mengapa Allah tidak melakukan hal itu dan membiarkan perang yang berkepanjangan? Allah haus darah kah? Jawabannya sama dengan jawaban mengapa Allah bangsa Palestina tidak memusnahkan Israel yang telah menganiaya warga Palestina? Bukankah hal itu semudah membalikkan telapak tangan bagi Allah? Mengenai membunuh bayi yang masih menyusu hal ini hanya berlaku pada kondisi saat itu pada bangsa Amalek, karena Allah akhirnya memutuskan untuk memusnahkan seluruh bangsa Amalek dari muka bumi tanpa sisa. Karena setelah beratus-ratus tahun berlalu ternyata Amalek tetap memusuhi israel, dalam hal ini sebenarnya Allah telah memberi kesempatan pada Amalek selama ratusan tahun agar mau berdamai, tapi nyatanya Amalek tidak mau berdamai. Allah memusnahkan Amalek tanpa sisa.
      _________________________________________________________________________________________

      JAWAB :
      Masalahnya adalah di kalimat :
      “Aku (Tuhan) ingat apa yang dilakukan Amalek kepada orang Israel (400 tahun yang lalu) … Pergilah sekarang, kalahkan orang Amalek, tumpaslah segala apa yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya…”

      Tuhan ingat apa yang dilakukan Amalek 400 tahun yang lalu, dan bukan sekarang.. paham gak sih bro ente pelajaran bahasa Indonesia yang baik dan benar ?! hee..
      Berbeda jika kalimatnya seperti ini :
      “saat ini orang-orang Amalek memusuhi orang Israel.. Pergilah sekarang, bantailah mereka sekarang juga.. dst.. dst..” he he..

      Akan tetapi ayat tersebut bercerita tentang Tuhan yang pendendam, yang teringat peristiwa 400 tahun yang lalu.. jadi Tuhan ingat kejadian yang lampau.. berbeda bukan dengan kalimat : “saat ini orang-orang Amalek memusuhi orang Israel..” Bisa membedakannya bro ?! hhmmm..

      KEJADIANNYA 400 TAHUN YANG LALU, TAPI DITUMPASNYA SEKARANG..

      Tolong lu bedakan, antara bencana alam dengan HUKUM PERANG bro.. Saat itu Tuhan mengajarkan hukum Perang yang sadis.. inagt bro, Tuhan mengajarkan SADISME di dalam HUKUM PERANG..
      siapapun orangnya akan mengatakan, membantai bayi yang menyusui yang masih ada dalam dekapan ibunya adalah SADISME.. Bayangkan manusia membantai manusia, dan yang dibantai adalah bayi mungil.. TUHAN BIBLE TELAH MENGAJARI UNTUK TIDAK BERPERIKEMANUSIAAN, dengan mengajari manusia membantai manusia lainnya.. ckckck..

      Sadisnya lagi adalah, yang dibantai itu bukan hanya bangsa Amalek seperti tuduhan lu lho bro, coba dibaca lagi, ternyata hewan-hewan ternak juga diperintahkan untuk dibantai.. apa salah para hewan tersebut ?! INI JUGA TUHAN BIBLE TELAH MENGAJARI UNTUK TIDAK BERPERIKEHEWANAN LHO BRO.. CKCKCK..

      yAA.. SADISME.. ITU YANG DIAJARKAN OLEH TUHANMU..

      Ingat bukan, mengapa kita bahkan anak2 kita tidak boleh membaca pelajaran-pelajaran yang berbau sadisme ?! dan ternyata itu bisa terbaca dengan jelas-jelas di dalam Bible..

      Sekali lagi, Tuhan Bible telah menunjukkan ketidakadilannya, hanya karena Tuhan ingat perbuatan orang Amalek 400 tahun lalu, alias Tuhan pendendam, tapi yang dibantai itu malah justru turun temurunnya..
      Mungkin saat itu karena orang2 Israel kalah perang (400 tahun lalu), jadi gak bisa ngebantai mereka, kemudian saat orang2 Israel sudah kuat, walau yang melakukannya nenek moyang Almalek dulu (400 tahun lalu) maka dibantainya sekarang aja.. ckckck..

      SADIS NIAN BROOO..

      Beda dengan Nabi Muhammad, saat orang2 Thaif menghajar beliau dengan lemparan batu hingga beliau bersimbah darah, maka beliau berdoa jika sekarang penduduk Thaif menyiksa beliau, maka beliau berdoa jika saat ini para orang tua penduduk Thaif menyiksa beliau, beliau berharap semoga turun temurun mereka menjadi orang-orang shalih..

      Bukan balas dendam, turun temurunnya bukannya didakwahi diajak taat, tapi dibantai karena dulu orang tua mereka pernah membuat beliau bersimbah darah.. betul..?!

      Suka

  6. Himdi Abidin berkata:

    jawaban/batahan yang jelas dan mantap dengan dalil dan ratio. para pemuda dan orang yang tidak dalam keadaan ujur dalam Islam yang mulia juga menghunus pedang dan perang, namun perang yang di tegakkan demi kebesaran Islam dengan dalil yang yang benar dan BER ADAB dan TANPA KEKEJIAN dan hawa nafsu.

    “Berjihadlah kamu melawan orang-orang musyrik dengan harta-bendamu, tanganmu dan lisanmu.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Nasa’i)

    “Wahai Rasulullah, amal ibadah apakah yang paling utama?” Beliau menjawab: “Iman kepada Allah dan berjihad di jalan-Nya.” (HR. Bukhari-Muslim)

    Agama ini akan sentiasa tegak, akan berperang atasnya segolongan kaum Muslimin sehingga datangnya hari Qiyamat.” (HR. Muslim) –
    See more at: http://www.arrahmah.com/

    ( adab perang dalam Islam yang di ajarkan Rasullulah SAW)
    Dari Sulaiman bin Buraidah dari ayahnya dari Aisyah Radhiallahu ‘anha ia berkata:

    Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam jika mengutus seorang komandan yang membawa sebuah pasukan besar atau kecil, beliau mewasiatkan kepadanya untuk bertakwa kepada Allah dan mewasiat-kan kepada kaum muslimin dengan kebaikan. Kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda:

    “Berperanglah dengan nama Allah! Di jalan Allah, perangilah orang yang kafir kepada Allah. Berperanglah tapi jangan mencuri rampasan perang, jangan ingkar janji, jangan merusak jasad musuh dan jangan membunuh anak-anak!.

    Jika kalian menemui musuh kalian dari kalangan musyrikin, maka ajaklah mereka kepada tiga perkara. Jika mereka menerima salah satunya, maka terimalah dan berhentilah (tidak memerangi)

    1) Ajaklah kepada Islam. Kalau mereka mengikuti ajakanmu, maka terimalah mereka dan tahanlah peperangan.
    2) Ajaklah kepada Islam. Kalau mereka menyambut ajakanmu, maka terimalah dan ajaklah untuk pindah (hijrah) dari desa mereka ke tempat muhajirin (Madinah). Kalau mereka menolak, maka sampaikanlah kepada mereka bahwa mereka dianggap sebagai orang-orang arab gunung (nomaden) yang muslim. Tidak ada bagi mereka bagian ghanimah (pampasan perang) sedikit pun kecuali jika mereka berjihad bersama kaum muslimin. Kalau mereka menolak (untuk masuk Islam), maka mintalah dari mereka untuk membayar jizyah (ufti) (sebagai orang-orang kafir yang dilindungi). Kalau mereka menolak, maka minta tolonglah kepada Allah untuk menghadapi mereka kemudian perangilah.

    Jika engkau mengepung penduduk suatu benteng, kemudian mereka menyerah dan ingin meminta jaminan Allah dan Rasul-Nya, maka janganlah kau lakukan. Tetapi jadikanlah untuk mereka jaminan kalian, karena jika kalian melanggar jaminan-jaminan kalian itu lebih ringan daripada kalian menyelisihi jaminan Allah. Dan jika mereka menginginkan engkau untuk mendudukkan mereka di atas hukum Allah, maka jangan kau lakukan. Tetapi dudukkanlah mereka di atas hukummu karena engkau tidak tahu apakah engkau menepati hukum Allah pada mereka atau tidak.

    (HR. Muslim dalam Kitabul Jihad bab Ta’mirul Imam no. 1731)

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s