Masuk Surga Dengan Selamat Melalui Dakwah


“Wahai manusia, tebarkanlah salam, berikanlah makan, sambunglah hubungan silaturrahim, shalatlah diwaktu malam sementara orang-orang tidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat ” (HR. Tirmidzi, ibnu Majah dan Hakim).

“Assalaamu’alaikum..” teriak ane lantang pada segerombolan pemuda yg sedang duduk2 bergerombol.. sesuai hadits di atas itu adalah jurus pertama, “tebarkanlah salaam”.. yah, mereka adalah anak2 genk yg sedang cangkrukan (kumpul2).. he he he.. mereka secara agak serempak menjawb salam “wa’alaikum salaam..”

upss.. walau ane tahu jawaban itu kurang sempurna, krn jawaban yg sempurna adalah “wa’alaikumussalaam”.. bukankah menjawab salam minimal khan sama dengan ucapan salam tersebut..?! nah, kata “assalaamu’alaikum” itu khan berasal dari kata “assalaamu” dan kata “alaikum”.. menjawab salam tuh seharusnya ada kata “assalaamu” dan kata “’alaikum”.. sehingga jika dua kata itu digabung menjadi “‘alaikumussalaam”.. ditambahi kata wa (dan) jadi wa ‘alaikumussalaam”.. ya tho..?!

Sedangkan kata “wa’alaikum salaam” itu khan dari kata “wa” dan kata “‘alaikum” serta kata “salaamun”.. nah, tidak ada kata “assalaamu” khan..?! “salaamun” adalah isim nakiroh sedangkan “assalaamu” (ada alif lam di depan/al) adalah isim ma’rifat..

Untuk memudahkan pemahaman, baiklah kita buat permisalan dalam bahasa Inggris.. kata “boy” dan “the boy” adalah beda.. “boy” menunjukkan anak laki2 tapi masih umum, bukan khusus.. sedangkan jika sudah disebutkan “the boy” adalah anak laki2 yg sudah diketahui/khusus.. jadi kata alif lam (al) dlm bahasa Arab seperti kata “the” dlm bahasa Inggris..

“salamun” berarti keselamatan yg umum, tetapi jika sudah ditambah jadi alif lam (al) menjadi “assalaamu” berarti keselamatan yg khusus/dikenal dari Allah..

Jawaban “wa’alaikum salaam” bukan berarti salah total, tetapi untuk kesempurnaannya mmg seharusnya menggunakan kata “wa ‘alaikumussalaam”..

Tetapi menjawab salam bukan bahasan khusus di sini, hanya sebagai intermezzo aja yaa..

Setelah jawaban salam dari mereka, ane “pura2” menemui salah seorang yg memang “sengaja sdh ane kenal sebelumnya” sambil memperkenalkan diri.. mengapa ada kata “pura2”..?! karena tujuannya adalah dakwahi mereka semua, sedangkan menemui salah seorang yg ane kenal adalah hanya sebagai tujuan antara.. he he hee.. mengapa ada kata “sengaja sdh ane kenal sebelumnya”..?! karena tujuan awal bisa mendakwahi gerombolan tersebut, maka ane mencari jalan dengan berusaha untuk mengenal salah seorang di antara mereka terlebih dahulu.. biar nggak celingukan jika sudah ada di antara mereka.. biar ada yang diomongin jika sudah ada di tengah2 mereka.. biar gak dicurigai saat tiba2 muncul di tengah2 mereka.. dan berbagai “biar” yg lainnya.. intinya, harus main politik broo.. qee qee qee..

Mulailah ane mengobrol dengan “orang” yg sudah sengaja ane kenal sebelumnya itu.. yah, sekedar basa-basi ringan dan diselingi ketawa ketiwi.. tidak banyak yg dibicarakan, maka ane keluarkan jurus berikutnya “berikanlah makan”.. he he hee.. maka ane katakan pada mereka, “rek, masak garingan (gak ada makanan) begini seh..?! tolong deh belikan makanan yaa.. aq laper neh.. sekalian dihitung ada berapa anak di sini, belikan mereka semua yaa.. tambah lagi kopi dan gulanya.. oke..?!” malem2 begini, ane tw ada warung termurah sedunia (kali aja), jika beli banyak gak bikin nguras neh kantong.. qee qee qee..

Jadi, seolah2 kedatangan ane hanya sekedar membelikan makanan dan kopi.. beberapa kali jurus itu ane keluarkan, walau sekedar membelikan jajanan ringan jika sedang agak bokek nih kantong.. walau sekedar bawa makanan gorengan yg murah meriah juga..

Waktu berselang beberapa saat setelah ane menyebarkan salaam dan memberi makan pada mereka, ane yang saat itu sebagai ketua Remas (Remaja Masjid) ada kesibukan, sehingga lama tidak menyapa mereka.. eeeiihh.., tiba2 markaz Remas kedatangan tamu para gangster dan pemabuk tersebut.. he he hee.. sgt surprise deh..!!! nah, saat itu merekalah yg ganti menyebarkan salam di markaz Remas itu..

setelah itu mereka bertanya “..maz.. ke mana aja..?! lama gak keliatan.. dikangeni teman2 tuhh..?!” ane jawab “ waduh, maaf para konco, aq sdg sibuk, Remas mo ngadain bazar neh..”

jawab mereka “oke maz, kita bantuin.. butuh apa..?!” Maka dlm waktu yg tidak lama, semua pekerjaan yg berat jadi enteng.. tenda2 terpasang, dekorasi siipp..

Sejak saat itu jadilah masjid menjadi tempat berkumpulnya anak2 gank.. dan ternyata dari usaha dakwah tebarkanlah salam, berikanlah makan, bukan hanya satu gank, tetapi saat itu anak-anak 2 gank bs berkumpul dlm satu majelis.. akhirnya, jurus ke-3, yaitu silaturahim bisa terwujud.. hanya sekarang tinggal menggerakkan hati2 mereka saja..

Hati manusia ada dalam gengaman Allah.. Allah lah yg membolak balik hati-hati manusia.. maka, kelanjutannya adalah kita keluarkan jurus pamungkas sesuai hadits di atas, yaitu “do’a”.. setelah usaha pada siang hari, maka sekarang saatnya usaha di malam hari.. yaitu, “shalatlah diwaktu malam sementara orang-orang tidur”.. karena, saat2 malam hari itulah saat2 seorang hamba bisa sangat dekat kepada Allah Azza wajalla.. saat sepertiga malam terakhir, Allah ada sangat dekat kepada seorang hamba, dan siap mengabulkan setiap doa-doa dan harapan kita..

“Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni’.” (HR. Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758). Muhammad bin Isma’il Al Bukhari membawakan hadits ini dalam Bab ‘Doa pada separuh malam’. Imam Nawawi menyebutkan judul dalam Shahih Muslim Bab ‘Dorongan untuk berdoa dan berdzikir di akhir malam dan terijabahnya doa saat itu’.

Ibnu Hajar menjelaskan, “Bab yang dibawakan oleh Al Bukhari menerangkan mengenai keutamaan berdoa pada waktu tersebut hingga terbit fajar Shubuh dibanding waktu lainnya.” (Fathul Bari, 11/129)

Hidayah adalah milik Allah.. hidayah adalah hak prerogatif Allah, akan diberikan pada siapa, itu terserah Allah.. hidayah bukan hak kita untuk memberikan kepada siapa yg kita mau, hatta manusia tersebut adalah seorang Rasul (utusan) Allah sekalipun.. Rasulullah SAW pun pernah diberitahu Allah akan hal tersebut, seperti yg termuat di dalam QS 28;56. “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi hidayah kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima hidayah.”

Alhamdulillaah, asbab dari mengamalkan jurus2 yg ada pada hadits di atas, maka banyak anak2 gank saat itu yg insyaf.. yups, Rasulullah SAW sebenarnya sudah memberikan kita jurus ampuh dalam berdakwah.. hanya, kita sering tidak memanfaatkan jurus2 tersebut sebaik2nya.. anda ingat cerita Kho Ping Ho..?! he he he.. sedikit menyela.. sang jagoan pasti tuh dibekali oleh sang guru jurus2 ampuh.. coba anda bayangkan, jika saja sang jagoan tidak mau mengamalkan jurus2 ampuh tersebut.. yang dikeluarkan hanya jurus2 kacangan doank.. he he hee.. ane yakin, babak belur juga tuh jagoan.. betul..?!

Tidak ada bedanya dengan kita.. jurus2 sudah diajarkan oleh sang guru besar kita, yaitu Nabi Muhammad SAW.. mengapa jurus2 ampuh tersebut tidak kita amalkan..?! ya tho..?! bukankah sang guru besar itu telah memberikan contoh jurus ampuh tersebut, yg mampu merubah masyarakat yg begitu jahil di jaman jahiliyah, menjadi manusia yg taat beribadah dan menjadi manusia2 beradab.. betul..?!

“The 100”merupakan buku karya Michael M Hart yang diterbitkan pada tahun 1978 mencantumkan Nabi Muhammad SAW pada urutan pertama tokoh paling berpengaruh di dunia karena prestasinya yg luar biasa dalam membina umat manusia, dari masyarakat yg sangat jahil menjadi manusia2 yg beradab, dan dianggap berhasil membentuk..coba baca pengakuan sang peneliti yang tak pernah bisa terbantahkan sampai sekarang :

“Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.”

Mau tahu, jurus apa yg membuat Nabi Muhammad SAW sesukses itu..?! baca hadits di atas.. itulah jurus2 yg sudah diajarkan kepada kita.. jika kita ingin mengikuti kesuksesan beliau SAW, maka contohlah jalan2 yg telah ditempuh sang Nabi besar itu.. bukankah beliau SAW adalah contoh dan tauladan yg sempurna bagi kita..?! betul..?!

QS 33;21. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

yups, Rasulullah SAW sebenarnya sudah memberikan kita jurus ampuh dalam berdakwah.. kembali pada diri kita, mo kita keluarkan tuh jurus ato tidak.. ya tho..?! Jika kita mo keluarkan tuh jurus, maka sesuai bunyi kalimat terakhir dlm hadits di atas adalah “niscaya kalian masuk surga dengan selamat ”.. mauu..?!

One thought on “Masuk Surga Dengan Selamat Melalui Dakwah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s