Kebohongan Misionaris Kristen Tentang Shirothol Mustaqiem

“Wa innahuu la’ilmul lis saa’ati fa laa tamtarunna bihaa wat tabi’uuni hadzaa shiraatum mustaqiim”.

“Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat, karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutlah Aku. itulah jalan yang lurus (shirothol mustaqiem)” (Qs. 43 Az Zukhruuf 61).

Ayat ini telah dijadikan alat oleh para misionaris Kristen untuk merayu umat muslim untuk mengikuti ajaran mereka, yaitu ikut Yesus Kristus..

Mereka tipu umat muslim dengan mengatakan seolah-olah kata “aku” di situ adalah Yesus, kemudian mereka lanjutkan tipuan itu dengan mengatakan “lihatlah, Yesus disebut sebagai “shirothol mustaqiem” dalam ayat itu..

Lanjut mereka, padahal di dalam QS Al Fatihah yg sering dibaca muslim mengatakan “ihdinas shirothol mustaqiem” yg artinya “berilah petunjuk kepada kami jalan yang lurus (shirothol mustaqiem)..

Kata mereka :

Umat muslim diminta untuk ditunjukkan shirothol mustaqiem, sekarang di ayat yg lain menyebutkan shirothol mustaqiem itu adalah Yesus Kristus..

para pembohong itu mengatakan, bahwa, sekarang Yesus telah tiba, mareee ikut Yesus wahai umat muslim.. karena shirothol mustaqiemnya sdh ada..

Tetapi ingatlah wahai para pembohong, justru tulisan itu bisa menjadi senjata makan tuan..akan terbongkar kebohongan nan licik yang kalian perlihatkan..

mari i kita kupas kelicikan mereka, sehingga akan tampak sangat-sangat jelas bahwa mereka adalah benar2 para pembohong nan licik..

Kita mulai kupas tuntas..

Perhatikan QS 43;61 di atas.. jika dibaca pelan-pelan dan utuh, ternyata Nabi Isa (yg mereka klaim sebagai Yesus) adalah pihak ke-3 yg sedang menjadi obyek yg dibicarakan..

Sekarang mari kita teliti, siapa pihak pertama yang berbicara..??!! yang jelas bukan nABI iSA.. pihak pertama alias yg berbicara/berfirman dalam ayat itu adalah Tuhan..

kepada siapa..??!!

Perhatikan ayat 57, ayat yg memulai membicarakan topic masalah Isa dalam surat tersebut :

QS 43;57. Dan tatkala putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan tiba-tiba kaummu (Quraisy) bersorak karenanya.

Nah, perhatikan ayat tersebut.. dalam ayat tersebut ada perkataan “..kaummu (Qurays)..”.

Siapa Nabi yg menerima Firman Tuhan dari kaum Qurays..??!! orang pintar akan tahu itu..

Dari kalimat utuh tersebut dalam ayat ini, kita menjadi tahu bahwa Allah sedang bercerita melalui firmanNya kepada Nabi Muhammad, yang mana kaum beliau adalah kaum Quraisy yang saat itu menjadi penentang utama..

Sekarang kita mengetahui, bahwa pihak-I (yg berbicara) adalah Allah, sedangkan pihak ke-II (yg diajak komunikasi) adalah Nabi Muhammad.. dlm ayat tersebut, Nabi Isa (yg mereka klaim sebagai Yesus berada pada pihak ke-III (obyek pembicaraan).. betul..??!!

Sehingga kata “Aku” dalam QS 43 ayat 61 adalah untuk Allah, dan bukan untuk Nabi Isa..

selain itu Nabi Isa tidak sejaman dgn Nabi Muhammad, sehingga mustahil Nabi Isa menjadi pihak-I yg berbicara kepada NAbi Muhammad.. masuk akal..??!!

Sekarang kita sudah tahu, bahwa para misionaris Kristen telah dengan licik memutarbalikkan makna ayat2 Al Quran yang sebenarnya dengan makna hasil tipuan licik mereka, dengan tujuan yg jelas, memurtadkan umat muslim..

Sekarang pun kita sudah tahu, siapa mereka (para misionaris Kristen).. betul..??!! para pembohong nan licik yg mempergunakan berbagai macam cara untuk mencapai tujuannya, yaitu memurtadkan umat muslim.. oleh karena itu, jangan pernah tertipu wahai saudara2ku..

Rupanya tidak hanya sampai di situ saja cara mereka memutarbalikkan makna yg sebenarnya.. setelah mereka jelas-jelas gagal dengan tipuan di atas, ternyata mereka mengeluarkan jurus licik yg lainnya..

Saat mereka sudah mengakui bahwa pihak yg berbicara adalah Allah, mereka keluarkan jurus licik di bawah :

Mereka katakan bahwa dalam ayat itu Allah adalah “jalan”.. sama dengan Yesus,

Yohanes 14:6 Yesus menjawab, “Akulah jalan untuk mengenal Allah dan mendapat hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Tipuan mereka adalah Allah bisa menjadi jalan dan juga tujuan, sama dengan Yesus, Yesus jalan dan juga tujuan, karena Bapa adalah Yesus juga.. mereka tegaskan melalui pemahaman yg sesat ttg QS 43;61 bahwa Tuhan juga adalah jalan..

Bagi orang yang berakal sehat, ini adalah tipuan gila beneerrr.. qee qee qee..

mari kita kupas lagi :

“Wa innahuu la’ilmul lis saa’ati fa laa tamtarunna bihaa wat tabi’uuni hadzaa shiraatum mustaqiim”.

“Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat, karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutlah Aku. itulah jalan yang lurus (shirothol mustaqiem)” (Qs. 43 Az Zukhruuf 61).

Apakah shirothol mustaqiem dalam ayat itu menunjuk pada Allah..??!! qee qee qee..

hanya orang bodoh saja yang mengatakan hal itu.. why..??!!

Jika saja orang bisa membaca Al Quran dgn bahasa asli dan sedikit mengerti bahasa Arab, maka akan tampak sangat-sangat jelas, bahwa shirothol mustaqiem dalam ayat itu bukan untuk Allah..

Perhatikan kata “hadzaa..” sebelum kata shirothol mustaqiem.. hadza shirothol mustaqiem (itulah jalan yg lurus)..

jika Tuhan adalah jalan yg lurus, maka bukan kata “hadzaa”, tetapi “innii” atau “innaa” (sesungguhnya Aku)..

hadzaa (itu) adalah kata untuk menunjukkan bukan ke diri “Aku” sendiri yg sedang berbicara, justru menunjuk kepada “selain aku”/”di luar diriku”..

bukankah kita dah tw bahasa Indonesia..??!! apakah kata “itu” untuk menunjukkan “diri yg sdg berbicara” atau “yg lainnya”..??!!

masak saat gw ngomong untuk menunjuk diri sendiri dengan kata “itu” bukan kata “aku”..??!! qee qee qee.. lucu bro.. lucu bangeettt.. qee qee qee..

nah yg dimaksud “yg lainnya” (diluar aku) itu adalah “laa tamtarunna bihaa wat tabi’uuni”, bukan menunjuk ke kata “aku” doank..

jadi yg dimaksud jalan yg lurus adalah “laa tamtarunna bihaa wat tabi’uuni” (janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutlah Aku)..

jadi tidak ragu tentang akan datangnya kiamat, alias percaya akan ada hari pembalasan kelak, itu adalah jalan yang lurus..

selain itu, “ikuti “Aku” (Allah) adalah jalan yang lurus pula.. bagaimana kita bisa mengikuti Allah..??!!

ke mana mengikuti Allah..??!! yaa ke syurga.. Wallahu yad’uu ilaa daarissalaam (dan Allah mengajak ke daarussalaam /syurga)..

QS 10;25. Allah mengajak (manusia) ke Darussalam (syurga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam).

Bagaimana untuk bisa masuk syurga..??!!

yaa belajar dari para Nabi/Rasul/utusan Allah tentunya..

karena dari merekalah kita bisa tahu cara mengikuti Allah masuk Syurga, dengan cara mengetahui apa2 yang dilarangNya dan apa2 yg dikehendakiNya, tahu apa2 yg dibenciNya dan tahu apa2 yg disukai/dicintaiNya..

para utusan Tuhan itulah yang lebih dahulu mengetahui segala apa2 yg dikehendaki Allah, apa2 yg dilarang Allah, apa2 yg dibenci Allah, apa2 yg disukai/dicintai Allah, daripada kita.. karena kita nantinya bisa tahu setelah belajar dari mereka.. betul..??!!

oleh karena itu, jadikan para ututsan/Rasul Allah sebagai guru kita.. kita belajar agar bisa masuk syurga..

begitu penjelasan tentang QS 43;61 di atas..

makanya, agar kagak kliatan bego’-bego’ bangeett, kalo mo nafsirkan ayat, pelajari dulu bahasa aslinya.. bukan dari terjemahan doank bro.. wakakakakakakakak…

lucu beraatt bro.. lucuuuu…!!! Pengen kliatan pinter tapi malah kliatan semakin bego’ aja.. belajar bung.. belajar..!!! qee qee qee…

sekali lagi, perhatikan kata “hadzaa” yaa.. artinya “itu”, bukan “aku”.. qee qee qee..

jadi ikuti ajakan Allah ke syurga, caranya “ikuti jalan para Nabi dan Rasul (utusan) Allah”..

seperti kata Yesus dlm Yohanes 14;6 itu, ikuti jalannya para Nabi dan Rasul, baru kamu bisa sampai pada Allah (tujuan) kembalinya manusia.. jelas..??!!

Yesus hanya jalan yang dilewati saja bro.. bukan tujuan tempat kita kembali.. tujuannya adalah “Bapa”/Allah..

Yohanes 14:6 Yesus menjawab, “Akulah jalan untuk mengenal Allah dan mendapat hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

gw dari Surabaya mo ke Malang harus lewat Sidoarjo..

jadi, kalo mo ke “Malang” harus lewat “Sidoarjo” dahulu..

“Malang” adalah “tujuan” dan “Sidoarjo” adalah yg harus dilewati..

hanya orang bodoh yang mengatakan Malang = Sidoarjo..

hanya orang bodoh saja yg mengatakan “jalan” = “tujuan”..

hanya orang bodoh saja yg mengatakan Yesus = Tuhan..

betul..??!! ada yang bisa bantah gw..??!!

10 Komentar (+add yours?)

  1. RUDI
    Jan 27, 2013 @ 13:09:25

    MANTAF BRO

    Balas

  2. atiq
    Apr 18, 2013 @ 02:56:22

    BRAVO…BRAVO… BRAVO…

    Balas

  3. Irfan
    Agu 20, 2013 @ 07:09:57

    Almubayyin umat kristen mana yang mengatakan hal seperti itu, seumur hidup saya belum pernah mendengarnya, kalaupun ada jangan anda generalisir bahwa itu menjadi acuan umat kristen, agama kristen itu tidak suka mencampuri agama orang lain jika tidak dicampuri, bukan seperti agama loe yang merasa paling benar , bagimu agamamu, bagimu aagamaku, jika itu benar-benar diterapkan uamt muslim maka tdiak akan pernah ada perdebatan, otak loe memang sudahn ngaco

    Balas

    • almubayyin
      Agu 21, 2013 @ 02:32:09

      ha ha ha.. sebaiknya lu baca lagi deh tulisan gw, itu adalah hasil debat gw dengan orang2 Kristen saat di milis “debat_Islam_Kristen” dahulu maupun di FB di forum yang hampir sama..

      lu tinggal googling aja, dah muncul tulisan2 seperti begitu.. makanya, jangan jadi katak dalam tempurung..

      semua yang gw tulis adalah jawaban dari fitnah misionaris kristen, jika kagak ada tulisan itu, tentu kagak bakal ada tulisan jawaban gw bukan..?! masuk akal sehat lu..?!

      Balas

  4. eko
    Okt 19, 2013 @ 16:58:05

    Kalau memang mengerti tentang Tuhan, siapa yang harus disembah, ya pasti Tuhan. Dari Dulu orang mengenal Tuhan dari israel. Nabi Ibrahim itu orang Israel apa orang mana?
    Kalau memang anda yakin anda ini paling haqiqi dan paling tinggi, katakan pada hari kiamat nanti pada Nabi Isa (Imam Mahdi)
    Saya bersaksi kalau di akhir nanti yang akan masuk ke Rumah Bapa adalah orang yang mengasihi orang lain, memberikan makan pada waktu lapar, memberikan minum pada waktu haus, memberikan yang menjadi kebutuhan orang yang tidak mampu.
    Lebih baik bagi kita melakukan apa yang baik di mata Tuhan, daripada saling meng”kafir”kan satu sama lain

    Balas

    • almubayyin
      Okt 22, 2013 @ 02:04:48

      hmmm… Nabi Ibrahim orang Israel..?! hadeeeuuuhh.. pelajaran dari mana bro..?!
      lha wonk yg namanya Israel saja itu cucunya Nabi Ibrahim yang bernama Yakub jew.. Yakub disebut Israel setelah bisa duel mengalahkan Tuhan..
      Kejadian 32:28 : Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul MELAWAN TUHAN dan manusia, dan engkau menang.”

      jadi sebutan Israel diberikan setelah Yakub dengan gagah berani MELAWAN TUHAN, dengan cara bergumul.. hmmm..

      Siapa bilang Imam Mahdi itu Nabi Isa..?! hmmmm.. pelajaran dari mana lagi itu bro..?!
      Nabi Isa hadir ke dunia dengan tujuan mematahkan SALIB dan membunuh BABI. Mematahkan SALIB karena salib dijadikan ajaran sentral untuk menjadikan Nabi Isa menjadi TUHAN, sehingga beliau punya tugas khusus untuk mematahkan ajaran2 sesat yang manjadikan beliau Tuhan. Beliau membunuh BABI maksudnya adalah, umat yg mengaku-ngaku menerima Injil tetapi mereka telah menghapus dan mengganti ayat2 yang ada, melegalisasi yang haram menjadi halal melalui kitab ciptaannya sendiri. yang dicontohkan adalah tentang pengharaman Babi. Perhatikan perubahan2 yang ada di Bible dari tahun ke tahun demi merubah kata BABI menjadi BABI HUTAN..

      Semakin lama versi Biblenya, semakin jelas kalimat yg asli, yakni yang haram adalah BABI, tetapi pada versi berikutnya akan tampak perubahan-perubahan dai kata BABI menjadi BABI HUTAN karena “mereka” masih doyan makan BABI. Kadang ditemukan di dalam sebuah versi Bible, ada ayat yang sudah diganti “BABI HUTAN” tetapi di ayat yg lain mereka lupa menggantinya sehingga masih muncul kata “BABI”. Akan tampak lucu jadinya, marikita perhatikan uraian ayat2 di bawah ini :

      – Perhatikan Imamat 11:7 hanya tejemahan LAI & ENDE yang menuliskan “Babi Hutan” sedangkan yang lainnya menuliskan “Babi”
      – Perhatikan Ulangan 14:8 hanya tejemahan LAI yang menuliskan “Babi Hutan” sedangkan yang lainnya TERMASUK TERJEMAHAN ENDE menuliskan “Babi”. dari sini kita lihat kedustaan penerjamah versi ENDE yg “lupa” mengganti kata “babi” dengan “babi hutan”.
      – Sedangkan pada Yesaya 65:4 dan Yesaya 66:17 semuanya menuliskan “BABI”

      ############ ######
      Alkitab terjemahan LAI
      ############ ######
      [Imamat 11:7] Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak haram itu bagimu.

      [Ulangan 14:8] Juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya.

      [Yesaya 65:4] yang duduk di kuburan-kuburan dan bermalam di dalam gua-gua; yang memakan daging babi dan kuah daging najis ada dalam kuali mereka;

      [Yesaya 66:17] Mereka yang menguduskan dan mentahirkan dirinya untuk taman-taman dewa, dengan mengikuti seseorang yang ada di tengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-binatang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman TUHAN.

      ############ ######### ######### ###
      Alkitab versi terjemahan Bahasa Sehari-hari
      ############ ######### ######### ###
      [Imamat 11:7] Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak.

      [Ulangan 14:8] Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak.. Dagingnya tak boleh dimakan, bangkainya tak boleh disentuh.

      [Yesaya 65:4] Waktu malam mereka pergi ke gua-gua dan kuburan untuk minta nasihat arwah-arwah. Mereka makan daging babi dan minum kuah daging yang haram.
      [Yesaya 66:17] TUHAN berkata, “Semua orang yang menyucikan diri untuk berarak ke kebun-kebun untuk dewa-dewa dan beribadah kepada mereka, akan lenyap bersama orang-orang yang makan daging babi dan tikus serta makanan lain yang menjijikkan.

      ############ ######### ###
      Alkitab versi Terjemahan Lama -1954
      ############ ######### ###
      [Imamat 11:7] dan lagi babi, karena sungguhpun kukunya terbelah dua, ia itu bersiratan kukunya, tetapi ia tiada memamah biak, maka haramlah ia kepadamu.

      [Ulangan 14:8] Dan lagi babi, karena sungguhpun kukunya terbelah dua, tetapi tiada ia memamah biak, maka haramlah ia kepadamu, janganlah kamu makan dagingnya dan jangan menjamah bangkainya.

      [Yesaya 65:4] dan yang duduk di dalam kubur-kubur dan bermalam serta dengan dia yang ditunggui itu dan yang makan daging babi, dan kuah makanan yang haram adalah di dalam segala bejana mereka itu.

      [Yesaya 66:17] Yaitu orang yang menyucikan dirinya dan membersihkan dirinya di dalam taman-taman, dan mengikut satu yang di tengah-tengahnya; orang yang makan daging babi dan pelbagai barang yang keji dan lagi tikuspun; maka bersama-sama mereka itu akan dihapuskan, demikianlah firman Tuhan..

      ############ ######### ##
      Alkitab versi Firman Allah Yang Hidup
      ############ ######### ##
      [Imamat 11:7] Juga babi, karena walaupun berkuku belah, tidak memamah biak. Kamu dilarang memakan dagingnya ataupun menyentuh bangkainya; karena binatang-binatang itu haram bagimu.
      [Ulangan 14:8] Babi tidak boleh kamu makan karena, walaupun berkuku belah, binatang itu tidak memamah biak. Bahkan bangkai binatang-binatang semacam itu tidak boleh kamu sentuh…

      [Yesaya 65:4] Mereka duduk di kuburan-kuburan dan bermalam di gua-gua (untuk menyembah roh-roh jahat). Mereka makan daging babi dan makanan-makanan lain yang najis.

      [Yesaya 66:17] Mereka yang menyucikan diri untuk beribadah kepada berhala-berhala yang tersembunyi di balik pohon-pohon di taman-taman, juga mereka yang makan daging babi dan daging tikus dan daging binatang haram lainnya, akan dilenyapkan. ” Demikianlah firman TUHAN…

      ############ #########
      Alkitab Kitab Kudus Ende -1970
      ############ #########
      [Imamat 11:7] babi hutan, sebab ia betul berkuku dua dan kukunja bersela tapi tidak memamah biak; nadjislah itu bagimu.

      [Ulangan 14:8] Begitu pula babi, meskipun kukunja terbelah adanja, tetapi tidak memamah-biak; maka haramlah itu bagimu. Daging hewan-hewan itu djangan kamu makan dan bangkainja djangan kamu sentuh.

      [Yesaya 65:4] jang duduk di-kubur2 dan bermalam di-persembunjian2; jang makan daging babi, dan kaldu daging kurban jang nadjis ada dalam bedjana2nja;

      [Yesaya 66:17] Mereka jang mentjutjikan dan mentahirkan diri untuk masuk taman2 itu dengan menuruti satu orang jang ditengahnja itu, jang makan daging babi dan binatang ngeri lagi tikus, mereka itu semua akan lenjap-itulah firman Jahwe.

      ############ #########
      Alkitab versi Today’s Malay Version
      ############ #########
      [Imamat 11:7] Jangan makan babi. Babi mesti dianggap haram kerana walaupun berkuku belah, tetapi tidak memamah biak.

      [Ulangan 14:8] Jangan makan babi.. Binatang itu haram, kerana walaupun berkuku belah tetapi binatang itu tidak memamah biak. Jangan makan binatang seperti itu, dan jangan sentuh bangkainya.

      [Yesaya 65:4] Pada waktu malam mereka pergi ke gua dan kubur untuk minta nasihat arwah. Mereka makan daging babi dan minum kuah daging yang telah dipersembahkan kepada berhala.

      [Yesaya 66:17] TUHAN berfirman, “Kesudahan orang yang menyucikan diri untuk menyembah berhala sudah dekat, iaitu mereka yang berarak ke taman-taman keramat, dan yang makan daging babi, daging tikus, serta pelbagai makanan yang najis.

      ############ #########
      Alkitab versi Shellabear -1912
      ############ #########
      [Imamat 11:7] dan babi karena sungguhpun berbelah kukunya yaitu berbagi dua tetapi tiada ia memamah biak maka haramlah ia kepadamu.

      [Ulangan 14:8] dan babi karena sungguhpun berbelah kukunya tetapi tiada ia memamah biak maka najislah ia kepadamu janganlah kamu makan dari pada dagingnya dann bangkainya janganlah kamu menyentuh.

      [Yesaya 65:4] Yang duduk di antara segala kubur serta menumpang dalam tempat sulit dan yang memakan daging babi dan lauk dari pada daging yang haram ada di dalam belanganya

      [Yesaya 66:17] Adapun orang yang menguduskan dirinya dan yang menyucikan dirinya hendak masuk segala taman dan mengikut seorang yang di tengah-tengahnya sambil memakan daging babi dan yang kebencian dan tikus pun maka sekaliannya itu akan habis kelak bersama-sama, demikianlah firman Allah.

      Di dalam tulisan di atas, ane sekedar menjawab terhadap fitnah yang ada, yang disebarkan oleh orang2 Kristen di dunia maya. Kalo toh ada serangan balik, harus siap pula ente padhe menerimanya. Karena sering serangan balik adalah cara paling efektif membungkan lawan..

      Balas

    • eka wijaya
      Apr 22, 2014 @ 15:24:50

      slow bro,,jgn keburu panas,,anggap aj ne bertukar wawasan,,supaya akal n pikiran qt d gunakan semaksimal mungkin,,,setiap agama so psti mengajarkan qt hdp damai,,,,cm yg d sayang kan kok tega2 nya org dhulu menyebarkan agama ny untuk kepentingan pribadi tnpa harus melihat utk k depa ny,,,,,tetap positif thingking

      Balas

  5. pp is
    Jan 09, 2014 @ 00:36:57

    Saya pernah ketemu murtadin yg pake ayat itu utk membuat umat islam murtad….bacanya fasih banget….berasal dari cirebon dan sudah mengajak sdr2nya masuk kristen…

    Balas

    • almubayyin
      Jan 09, 2014 @ 08:04:00

      betul, ayat tersebut yang biasa dipakai mereka. Untuk itulah ane merasa perlu menjawabnya melalui tulisan ini, agar kita tidak mudah tertibu godaan syaithon yang terkutuk..

      Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: